Persepsi Tentang Merokok Pada Siswa Perokok Di Sma Negeri 2 Playen Gunungkidul
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Prevalensi perokok pelajar di Propinsi DIY semakin meningkat pertahunnya sebesar 42%. Upaya promosi kesehatan telah dilakukan untuk menurunkan prevalensi perokok pelajar dinilai belum optimal. Faktor pendorong perilaku merokok dikalangan pelajar memang sangat komplek diantaranya persepsi yang kurang tepat. Sehingga diperlukan strategi khusus untuk menekan prevalensi perokok pelajar dengan mengetahui persepsi mereka terlebih dahulu. Tujuan : Mengetahui persepsi tentang merokok pada siswa perokok di SMA Negeri 2 Playen Gunungkidul. Metode : Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus melibatkan 5 narasumber yang berasal dari siswa perokok di SMA Negeri 2 Playen Gunungkidul dan 1 narasumber guru pada bulan Maret 2019. Data didapatkan dari hasil wawancara mendalam disertai dengan transkrip verbatim dan dianalisis dengan open coding. Hasil : Persepsi tentang merokok dikalangan siswa di SMA Negeri 2 Playen Gunungkidul didapatkan bahwa siswa yakin dengan bahaya merokok namun masih merasa aman hingga saat ini. Mereka merasa manfaat merokok berupa diterima dengan lingkungan pergaulan, perasaan tenang, dan nyaman. Para siswa beranggapan bahwa aktivitas merokoknya tidak direstui oleh orang tua sehingga mereka harus berkorban menyisihkan uang saku untuk membeli rokok. Siswa juga berpendapat bahwa aktivitas minum susu bear brand, kelapa muda dan meningkatkan aktivitas dapat mengurangi dampak negatif merokok. Simpulan : Terdapat persepsi yang kurang tepat pada siswa perokok di SMA Negeri 2 Playen Gunungkidul sehingga dibutuhkan upaya intervensi yang sesuai dengan persepsi tersebut untuk menekan perilaku merokok siswa.