Pengaruh Pemberian Kuersetin Terhadap Kadar Kolesterol Ldl Pada Tikus Putih (Rattus Norvegicus) Galur Wistar Jantan Yang Mengalami Diabetes Melitus Tipe 2 Dengan Induksi Streptozotocin
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Stres oksidatif telah diketahui berperan dalam patogenesis diabetes melitus (DM), termasuk penyakit jantung koroner sebagai komplikasinya. Kuersetin adalah salah satu kelompok flavonoid alami yang banyak tersebar dalam tumbuhan dan dapat bekerja sebagai antioksidan. Diharapkan penggunaan kuersetin dapat menghambat stres oksidatif pada penderita DM sehingga dapat mencegah terjadinya komplikasi.Tujuan : Mengetahui pengaruh kuersetin terhadap kadar kolesterol LDL pada tikus yang mengalami DM tipe 2 dengan induksi streptozotocin-nicotinamide.Metode : Tikus diberi injeksi streptozotocindan nicotinamidesecara intraperitoneal. Kemudian subjek dibagi menjadi empat kelompok eksperimental: kelompok K yang menerima plasebo (sondase aquades), kelompok G yang diberi sondase glibenklamid 5 mg/ kgBB/hari, kelompok Q yang diberi sondase kuersetin 20 mg/kgBB/hari, dan kelompok QG yang mendapat sondase kombinasi kuersetin & glibenklamid. Perlakuan diberikan selama 4 minggu dan di akhir waktu tersebut diperiksa kadar kolesterol LDL tikus.Hasil : Terdapat penurunan kadar kolesterol LDL secara signifikan pada kelompok glibenklamid, kuersetin dan kombinasi. Kelompok kombinasi memberikan hasil yang paling bermakna terhadap kelompok kontrol.Kesimpulan : Pada penelitian ini pemberian kuersetin dapat menurunkan kadar kolesterol LDL pada tikus diabetes, terutama jika dikombinasikan dengan pemberian glibenklamid.