Determinan Untuk Mencegah Kecurangan Alokasi Dana Desa Di Kabupaten Sleman
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Penyalahgunaan keuangan desa menimbulkan kegundahan bagi masyarakat dan pemerintah secara umum, karena jika dianalisis lebih mendalam sebenarnya pemerintah telah menetapkan berbagai aturan dan pedoman terkait keuangan desa dengan harapan proses pelaksanaan pengelolaan keuangan desa dapat mudah dilaksanakan agar tidak memunculkan kecurigaan dan bahkan menimbulkan potensi kecurangan dalam pelaksanaannya.Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh tekanan eksternal, mimetic, komitmen manajemen, sikap, norma subyektif, persepsi kontrol perilaku, dan kesadaran diri (self awareness) terhadap keinginan untuk mencegah kecurangan alokasi dana desa. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah theory of planned behavior dan isomorphism theory. Penelitian ini menggunakan data primer dengan metode kuantitatif yang menggunakan teknik kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai pemerintah desa sebanyak 200 orang. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan model struktural (Inner Model) dengan aplikasi Partial Least Square (PLS) versi 3.0. Hasil penelitian menyatakan mimetic, komitmen menejemen, sikap, norma subyektif, kontrol perilaku, dan kesadaran diri (self awareness) berpengaruh terhadap keinginan untuk mencegah kecurangan alokasi dana desa sedangkan tekanan eksternal tidak berpengaruh.