<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Faktor Penyebab Keterlambatan Penyelesaian Proyek Konstruksi pada Proyek di Kabupaten Banjarnegara

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Perkembangan pembangunan yang semakin meningkat melahirkan pesatnya perkembangan perusahaan konstruksi. Pembuatan rencana suatu proyek konstruksi selalu mengacu pada perkiraan yang ada pada saat rencana pembangunan tersebut dibuat. dampak yang sering terjadi adalah keterlambatan waktu pelaksanaan proyek serta meningkatnya biaya pelaksanaan proyek tersebut. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisa faktor-faktor apa saja yang berpengaruh dan sub faktor penyebab keterlambatan pada proyek konstruksi pada proyek di Kabupaten Banjarnegara dengan analisis descriptives untuk mendapatkan nilai mean. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan cara menggunakan kuesioner kepada responden sebagai alat pengumpul data. Pengujian ini dengan menggunakan analisis deskriptif, analisis ranking dan Analisis faktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Faktor-faktor penyebab utama sekaligus meranking tiap faktor yang menjadi penyebab keterlambatan pada proyek diambil data lima terbesar yaitu faktor tenaga kerja subfaktor 4 menempati ranking 1 dengan mean 4.1, faktor peralatan subfaktor 16 menempati ranking 2 dengan mean 3.9, faktor situasi subfaktor 31 dan 32 menempati ranking 3 dengan mean 3.8, faktor tenaga kerja subfaktor 3 dan 7 serta faktor bahan subfaktor 14 menempati ranking 4 dengan mean 3.7 serta faktor keterlambatan akibat faktor manajerial subfaktor 56 menempati ranking 5 dengan mean 3.6. Dari sebelas faktor keterlambatan, faktor yang paling mempengaruhi keterlambatan pelaksanaan pekerjaan proyek berdasarkan komponen faktor matrik yang terendah sebesar 0.858 adalah Faktor change dengan nilai KMO sebesar 0,550 dan signifikan 0.007. Faktor change berdasarkan analisis faktor adalah subfaktor change 2 yaitu kesalahan desain yang dibuat oleh perencana pernah terjadi dan change 3 yaitu kesalahan dalam penyelidikan tanah.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By