Perancangan Sentra Perdagangan Dan Wisata Budaya Sungai Di Kawasan Tepian Mahakam Samarinda Dengan Pendekatan Arsitektur Ekologi Sungai
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Kota Samarinda yang memiliki banyak potensi terutama karena keberadaan sungainya
yang menjadi sumber daya alam sangat vital untuk kehidupan masyarakatnya. Akan tetapi
berbagai permasalahan seperti banjir, limbah serta kekumuhan pada area tepiannya
menyebabkan pemerintah merelokasikan sebagian pasar, rumah serta ruang sosial lainnya ke
area dataran yang lebih tinggi. Namun karena pusat dari ekonomi yang tetap berada di kota
dan adanya kegiatan wisata memunculkan suatu kegiatan ekonomi akhirnya para pedagang
melakukan perdagangan liar. Ini dikarenakan tidak tersedia lapak yang memadai dengan
kondisi lahan yang langka di perkotaan.
Selain itu berkembangnya pusat perbelanjaan modern di kota Samarinda menyebabkan
semakin terpinggirkannya tempat wisata budaya dan pasar tradisional. Hal tersebut
menjadikan kawasan pasar tradisional maupun tempat wisata yang membawa budaya sosial
semakin tidak diperhatikan.
Semakin tidak tertatanya area tepian Mahakam karena kurang perhatian khusus
menmunculkan masalah-masalah baru di area tersebut. Hal ini menjadi penting untuk
meningkatkan kualitas pariwisata di area tepian sungai Mahakam. Metode perancangan yang
dilakukan pada perencanaan ini untuk meningkatkan mutu kepariwisataan yaitu melalui
pendekatan desain kawasan riverfront yang berbasis arsitektur ekologi sungai. Selain itu
penggunaan metode TRIZ (Theory of Inventive Problem Solving) juga digunakan sebagai
pemecahan permasalahan yang ada pada kasus rancangan.