<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Perancangan Museum Daerah Bengkulu dengan Pendekatan Critical Regionalism

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Keberadaan museum sekarang sangat kurang memberikan daya tarik pengunjung untuk mengetahui tentang isi dan cerita didalam museum. Museum yang belum termutakhirkan masih terkendala dengan anggaran yang menghambat pengembangan museum. Akibat lambatnya museum yang bisa menyesuaikan zaman, dengan mobilitas pengunjung yang tinggi akan berwisata harusnya museum menjadi salah satu tempat yang paling banyak dikunjungi jika museum sudah termutakhirkan. Museum yang ada di Bengkulu saat ini masih jauh dari kata mutakhir, kurangnya daya tarik museum dalam segi fisik maupun suasana museum menjadi faktor yang cukup kuat membuat museum tidak memiliki daya tarik yang lebih dijadikan pilihan berwisata edukasi. Dengan segala kekayaan koleksi yang dimiliki museum di Bengkulu, rancangan Museum Daerah Bengkulu mampu memaksimalkan potensi yang ada dengan Critical Regionalism yang dijadikan pendekatan peracangan. Critical Regionalism yang mengkritisi beberapa aspek mulai dari luar bangunan hingga kedalam bangunan dirasa tepat dalam perancangan museum yang akan dimutakhirkan. Pendekatan perancangan yang dipadukan dengan konsep lokalitas dan modernitas lebih menekankan pada rancangan luar dan dalam bangunan yang bisa memberikan pengalaman serta ekspresi khas Bengkulu.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By