Pola Komunikasi Antar Etnik Bugis dan Samawa Dalam Mempertahankan Adat Papaseng di Desa Labuhan Mapin Alas Barat Sumbawa-NTB
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Berangkat dari beberapa kasus sejarah mengenai permasalahan konflik yang terjadi di kalangan masyarakat antar etnik yang berada di nusa tenggara barat ini khususnya di sumbawa, terdapat pandangan yang berbeda dari kedua etnik ini yaitu samawa dan bugis, dimana dapat di ketahui secara umum sebagian besar kelompok yang masuk dan menetap untuk merantau di samawa ialah suku bugis itu sendiri, yang membuat peneliti harus mengangkat judul ini adalah, ada pola komunikasi seperti apakah antara kedua suku tersebut. Teori yang digunakan untuk mendukung penelitian ini yaitu Pola Komunikasi, Komunikasi Antar Pribadi, Komunikasi kelompok Kecil, Komunikasi Antarbudaya, Proses dan Model Komunikasi Antarbudaya, Hambatan Komunikasi Antarbudaya. Metode Penelitian yang digunakan oleh penelitian dalam melaksanakan penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Adapun sampel yang dijadikan narasumber yang menjadi sumber informasi berfokus kepada tokoh masyarakat, masyarakat etnis Bugis dan Samawa. Pemilihan narasumber peneliti menggunakan tekhnik Observasi, wawancara, serta dokumentasi. Penelitian ini menemukan bahwa pola komunikasi, komunikasi antarbudaya, serta proses dan model komunikasi antarbudaya antara etnis Bugis dan Etnik samawa dalam mempertahankan adat pappaseng sangat baik dengan adanya kesadaran untuk saling menghargai dan menghormati, tidak adanya ketegangan menimbulkan konflik yang sering terjadi dewasa ini dilatarbelakangi oleh perbedaan Etnik.