<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Perancangan Pusat Kebudayaan Papua sebagai Pusat Kebudayaan Masyarakat Kota Sorong dengan Pendekatan Pencegahan Kriminal Melalui Desain Lingkungan di Kota Sorong

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Kota Sorong yang berada di daerah paling barat Papua mempunyai berbagai macam seni dan juga budaya yang tak kalah dengan daerah–daerah lainnya. Dan mendapatkan banyak apresiasi tinggi dari pemerintah maupun masyarakat, hal ini bisa di lihat sangat banyaknya peminat yang tertarik ingin lebih mengetahui atau juga belajar tentang karya-karya seni tentang papua, mulai dari mesyarakat local atau juga wisatawan. Seperti banyaknya izin melakukan kegiatan-kegiatan seni budaya dan juga atraksi kesenian, seperti tarian papua, music tradisional papua, kerajinan tangan tas kecil khas papua bernama noken, dan lain-lain. Akan tetapi permasalah perancangan yang dihadapi yaitu perilaku vandalisme yang ada pada site. Dari permasalahan Vandalisme tersebut, Penulis mencoba menyelesaikan permasalahan tersebut dengan cara menerapkan Criminal Prevention Through Environmental Design (CPTED), akan tetapi implikasi negatif dari penerapan CPTED adalah banyaknya sinar matahari yang akan masuk pada bangunan yang membuat temperatur bangunan akan panas disaat jam tertentu. Maka dari itu cara untuk menyelesaikan permasalahan vandalisme dan sinar matahari adalah dengan cara Triz Matrix. Melakukan Analisis dengan mencocokkan Permasalahan pada konteks Site dan Implikasi negatif dari permasalahan Konteks Site, dan akan menemukan solusi terbaik untuk menanggulangi permasalahan tersebut. Kata Kunci: Budaya Papua, Kota Sorong, Cultural Center, Triz Matrix, CPTED

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By