Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kurs di Indonesia 2009-2014
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh suku bunga, impor, dan jumlah uang beredar terhadap kurs mata uang dollar Amerika (US$) terhadap mata uang rupiah (Rp) Indonesia. Alat analisis yang digunakan yaitu uji MWD, uji stasioneritas, uji kointegrasi, uji autokorelasi, uji multikolinieritas, uji heteroskedastisitas, uji t, uji F, dan determinasi R². Data yang digunakan adalah data triwulan tahun 2009 triwulan I sampai 2014 triwulan IV. Adapun variabel-variabel pada penelitian ini yaitu variabel dependen adalah kurs (nilai tukar), dan variabel independen nya yaitu suku bunga, impor, dan jumlah uang beredar. Hasil analisis dari penelitian ini menunjukan bahwa variabel suku bunga berpengaruh signifikan dan positif terhadap nilai tukar rupiah. Hasil ini tidak sesuai dengan hipotesis karena pada periode penelitian terjadi krisis global yang menyebabkan ketidakpastian ekonomi, para investor memilih menarik kembali modal mereka yang berada di Indonesia. Sehingga pada saat suku bunga naik, rupiah terdepresiasi. Variabel impor mempunyai pengaruh signifikan dan negatif terhadap nilai tukar rupiah. Hasil ini tidak sesuai dengan hipotesis karena pada periode penelitian disini cadangan devisa di Indonesia mengalami peningkatan akibat krisis global. Peningkatan cadangan devisa ini mampu membiayai impor sehingga Indonesia tidak perlu banyak menukarkan rupiahnya dengan dollar. Impor Indonesia naik tetapi nilai tukar mata uang dollar turun. Nilai mata uang dollar turun karena permintaan terhadap mata uang dollar yang turun atau sedikit. Variabel JUB berpengaruh signifikan dan positif terhadap nilai tukar rupiah. Hasil ini juga sesuai dengan hipotesis yang menyatakan bahwa variabel JUB berpengaruh signifikan dan positif terhadap nilai tukar rupiah. Kata Kunci : Kurs, Suku Bunga, Impor, dan JUB