Analisis Pengendalian Kualitas Pembuatan Casting Part Cap M/C Keva dengan Pendekatan Six Sigma Bedasarkan Nilai Cost of Poor Quality (Studi kasus: PT. Chemco Harapan Nusantara Cikarang)
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
PT. Chemco Harapan Nusantara merupakan industri manufaktur yang memproduksi casting part Cap M/C KEVA. Dalam persaingan bisnis yang dihadapi saat ini, menuntut perusahaan tersebut untuk terus berusaha memberikan kualitas produk yang terbaik bagi konsumennya karena kepuasan konsumen merupakan hal yang penting untuk meningkatkan nilai perusahaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan six sigma. Hasil Penelitian ini menunjukan nilai DPMO dari variabel panjang body Cap M/C KEVA sebesar 92540,587 sedangkan nilai kapabilitas sigma yang diperoleh sebesar 2,82527 sigma. Nilai DPMO dari variabel lebar body Cap M/C KEVA sebesar 92297,296 sedangkan nilai kapabilitas sigma yang diperoleh sebesar 2,82674 sigma. Nilai DPMO dari variabel tebal body Cap M/C KEVA sebesar 78530,200 sedangkan nilai kapabilitas sigma yang diperoleh sebesar 2,91503 sigma. Nilai DPMO dari data atribut sebesar 20170,85. sedangkan nilai kapabilitas sigma yang diperoleh sebesar 3,55023. Hasil dari stabilitas proses rata-rata menunjukan panjang body Cap M/C KEVA tidak stabil, lebar body Cap M/C KEVA tidak stabil, dan tebal body Cap M/C KEVA stabil. Sedangkan kapabilitas prosesnya baik panjang body, lebar body maupun tebal body menunjukan hasil yang tidak mampu atau tidak capable karena Cpm < 1. Cost Of Poor Quality diperoleh 5,85% tingkat kapabilitas sigma terdapat pada kategori 5 sigma dari penjualan berarti masuk dalam kategori rata-rata industry jepang. Berdasarkan fishbone diagram, penyebab cacat pada Cap M/C KEVA Solusi yang dapat diberikan pada penelitian ini untuk perusahaan adalah dari faktor manusia adalah memberikan reward dan punishment terhadap operator yang mengabaikan standard operating procedure agar kinerja yang dilakukan maksimal dan konsentrasi yang baik dalam bekerja. Dari segi faktor mesin adalah sering mengecek spray auto berjalan dengan baik atau tidak setiap kegiatan proses sesudah dan sebelum injeksi. Selain itu juga selalu mengecek kebersihan mesin setiap saat supaya mesin terawat agar bisa memberikan performa yang terbaik. Kata kunci: Six sigma, Cap M/C KEVA, DPMO, Nilai Kapabilitas Sigma