<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Implementasi Quantum Teaching Pada Pembelajaran Daring Pendidikan Agama Islam Di Smpn 1 Ngaglik Kabupaten Sleman

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Dalam penyebaran pandemi virus Covid-19 yang masih mewabah di Indonesia, pemerintah mengeluarkan kebijakan melalui surat edaran yang menganjurkan pembelajaran melalui media daring. Langkah ini menjadi mitigasi dalam penyebaran wabah virus Covid-19. Hal ini menimbulkan budaya baru dalam dunia pembelajaran, yang mana semua warga sekolah secara tidak langsung dipaksa untuk terbiasa dengan penggunaan teknologi informasi. Tujuan dalam penelitian ini yaitu mengetahui proses implementasi quantum teaching pada pembelajaran daring mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, kemudian mendeskripsikan faktor tantangan, hambatan, dan peluang yang ada di SMPN 1 Ngaglik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengambilan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian keabsahan data dengan triangulasi data. Informan penelitian terdiri dari empat sumber yaitu, kepala sekolah, waka kurikulum, guru Pendidikan Agama Islam, dan siswa di SMPN 1 Ngaglik. Metode analisis data menggunakan model interaktif dari Miles dan Huberman yang terdiri dari tahap reduksi, penyajian, dan verifikasi. Temuan hasil penelitian ini adalah: (1) Implementasi Quantum Teaching pada pembelajaran daring mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMPN 1 Ngaglik dilakukan dengan; menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, motivatif, inspiratif, dan interaktif. (2) Tantangannya yaitu: tidak semua warga sekolah terampil dalam penggunaan teknologi, tidak semua siswa memliki perangkat untuk pembelajaran daring, tidak semua guru PAI dapat memahami karakter siswa selama pembelajaran daring, dan tidak semua guru dapat melakukan secara konsisten model pembelajaran yang tepat selaam daring. Hambatannya adalah kurangnya bentuk perhatian dan pengawasan dari kedua orangtua siswa selama proses belajar. Peluangnya adalah guru mampu menggunakan teknologi elearning dan adanya guru pembimbing dari internal sekolah.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By