<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Web Security Compliance To Owasp And Sans Standard

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi begitu pesat membawa banyak perubahan di seluruh dunia. Hal ini ditandai dengan akses informasi yang semakin mudah dan hampir seluruh aktivitas dapat dilakukan menggunakan teknologi melalui media internet. Namun, kejahatan dunia maya ikut meningkat seiring dengan naiknya penggunaan teknologi, banyak informasi penting mengenai pribadi maupun organisasi yang harus dijaga agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. Tidak hanya itu, website sebagai salah satu sarana dalam mendapatkan informasi juga harus dijaga keamanannya agar tidak mudah diserang oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, diperlukannya analisis celah keamanan suatu website yang dapat dilakukan melalui proses pengujian celah keamanan atau biasa disebut dengan penetration testing, teknik penetration testing ini dapat dilakukan oleh penguji dengan menggunakan standar keamanan yang ada dengan melakukan simulasi sebagai pihak luar atau penyusup yang hendak masuk kedalam suatu jaringan atau sistem. Penulis menerapkan metode pengujian OWASP Versi 4.2 sebagai framework karena metode ini menenrapkan tata cara pengujian secara terperinci. Selain itu, penulis menerapkan standar keamanan CWE/SANS Top 25 sebagai daftar acuan celah keamanan terkini yang dilengkapi dengan OWASP Top 10 yang berisi daftar serupa mengenai kerentanan keamanan. Penulis menggunakan CWE/ SANS Top 25 dan OWASP Top 10 karena daftar kerentanan tersebut selalu diperbaharui seiring dengan perkembangan teknologi. Selama penelitian berlangsung ditemukan hasil kemungkinan celah keamanan pada beberapa pengujian, meliputi: testing for weak lock out mechanism (WSTG-ATHN-03), test remember password functionality (WSTG-ATHN-05), testing for weak password change or reset functionalities (WSTG-ATHN-09), testing directory traversal/file include (WSTG-ATHZ01),

testing for bypassing authorization schema (WSTG-ATHZ-02), testing for bypassing session management schema (WSTG-SESS-01), testing for cookies attributes (WSTG-SESS02),

testing for session fixation (WSTG-SESS-03), testing for cross-side request forgery (WSTG-SESS-05), testing for logout functionality (WSTG-SESS-06), test session timeout (WSTG-SESS-07), testing for session puzzling (WSTG-SESS-08), dan testing for session hijacking (WSTG-SESS-09). Beberapa kemungkinan celah tersebut dianalisis berdasarkan daftar celah keamanan OWASP Top 10 dan SANS/CWE Top 25 dengan hasil yang diperoleh website cek-ejaan.com memiliki kerentanan berupa broken access control, cryptographic failures, insecure design, identification and authentication failures. Berdasarkan hasil yang diperoleh website cek-ejaan.com kurang menerapkan prinsip keamanan informasi yang terdiri dari confidentiality, integrity, dan availability. Jika dilihat dari beberapa fitur dan activity yang dilakukan website cek-ejaan.com tergolong cukup aman karena tidak mengandung informasi sensitif. Selain itu website cek-ejaan.com memiliki firewall yang cukup tangguh dalam memblokir serangan. Metode OWASP versi 4.2 yang digunakan dalam menguji website cekejaan.com

sangat cocok digabungkan dengan daftar celah keamanan OWASP Top 10 dan SANS/CWE Top 25. OWASP ZAP sebagai alat scan otomatis sangat baik menampilkan jenis kerentanan secara detail.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By