<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Bachelor Final Project Entitled

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Waterfront merupakan sebuah konsep pengembangan daerah tepian air seperti tepi pantai, sungai ataupun danau. Perancangan Fasilitas Rekreasi di tepian Pantai Loang Baloq didasari oleh 3 faktor. Yang pertama adalah daerah Kawasan wisata loang baloq merupakan salah satu daerah yang diprioritaskan pemerintah dalam pengembangan potensi pariwisata budaya di Mataram, dan belum tersedianya fasilitas yang mampu mewadahi kegiatan kepariwisataan di Mataram khususnya Loang Baloq secara menyeluruh. Perancangan Fasilitas Rekreasi disini bertujuan untuk menciptakan sarana akomodasi yang mampu mewadahi segala aktivitas wisatawan yang datang berkunjung dan mampu mengangkat kebudayaan lokal dalam meningkatkan sektor pariwisata di Mataram. Metode perancangan yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif berupa tindakan aplikatif yang menekankan pada aspek-aspek yang terdapat dalam pendekatan Rob Resilient dan Arsitektur Lokal yang merupakan sebuah pendekatan desain yang menggabungkan antara penyelesaian permasalahan banjir rob sekaligus mengangkat budaya local setempat. Konsep ini diterapkan pada pengolahan tapak, struktur bangungan, tata massa, bentuk bangunan dan sistem utilitas. Terdapat pula fasilitas berbasis pariwisata kebudayaan seperti restoran terapung, restoran khas Lombok, gedung pertunjukan budaya, dan ruang pameran kebudayaan dan lain sebagainya.

Description

Keywords

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By