Efektivitas Pelaksanaan Bimbingan Pranikah Secara Online Pada Masa Pandemi Di Kua Kecamatan Umbulharjo Yogyakarta
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Bimbingan pranikah secara online di Kantor Urusan Agama Kecamatan Umbulharjo dilaksanakan melalui zoom selama pandemi berlangsung. Pelaksanaan bimbingan pranikah secara online baru dilaksanakan oleh dua Kantor Urusan Agama di Yogyakarta salah satunya adalah Kantor Urusan Agama Kecamatan Umbulharjo. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian sebagai evaluasi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini berfokus pada proses bimbingan pranikah secara online dan efektivitas pelaksanaan bimbingan pranikah secara online. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan metode kualitatif untuk mendeskripsikan secara narasi tentang proses pelaksanaanya, metode pengumpulan data menggunakan tiga langkah seperti observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa pelaksanaan bimbingan pranikah secara online sudah dilaksanakan sejak awal tahun 2020 sampai bulan Januari 2022 melalui zoom selama kurang lebih dua sampai tiga jam pada malam hari. Bimbingan pranikah secara online menjadi sebuah alternatif dan kemudahan bagi calon pengantin untuk tetap mengikuti dan mendapat bimbingan pranikah diluar waktu kerja. Pelaksanaan bimbingan pranikah secara online yang dilaksanakan oleh Kantor Urusan Agama Kecamatan Umbulharjo sudah cukup efektif dilihat dari pertama, keluwesan adaptasi dalam menghadapi perubahan kebijakan sehingga melahirkan gagasan baru yang bermanfaat. Kedua, produktivitas sebagai proses dalam memanfaatkan dan mengelola sumber daya yang ada untuk memberikan pelayanan dan fasilitas kepada calon pengantin. Ketiga, kepuasaan yang dirasakan oleh calon pengantin selama mendapatkan pelayanan dan fasilitas yang diberikan oleh Kantor Urusan Agama Kecamatan Umbulharjo. Kekurangan bimbingan pranikah secara online yaitu berkurangnya interaksi antar pemateri dan peserta, keterbatasan pemateri untuk mengawasi peserta secara langsung, dan kesalahan teknis yang tak terduga seperti sinyal internet yang kurang stabil ataupun baterai hand phone dan laptop yang habis sehingga mengganggu proses bimbingan pranikah secara online.