Analisis Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Rawat Jalan Dengan Skizofrenia Di Rumah Sakit Jiwa “Prof. Dr. Soerojo Magelang”
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Prevalensi kejadian skizofrenia di Indonesia secara nasional sebesar 6,7 per 1000 rumah
tangga. Ketidakpatuhan terhadap penggunaan antipsikotik menjadi salah satu penyebab
masalah dalam dunia kedokteran dan pskiatri. Ketidakpatuhan penggunaan antipsikotik
dapat meningkatkan kekambuhan dan memengaruhi keberhasilan pengobatan serta
kesembuhan penderita skizofrenia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi
faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan penggunaan antipsikotik pada
penderita skizofrenia yang sedang menjalani rawat jalan di RSJ Prof. Dr. Soerojo
Magelang periode Maret 2022. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional, data
dikumpulkan melalui penelusuran rekam medis dan wawancara dengan penderita
skizofrenia yang sudah stabil menggunakan kuesioner MARS-10 (Medication
Adherance Rating Scale). Sebanyak 209 respoden yang memenuhi kriteria inklusi
berpartisipasi dalam penelitian ini, 83% pasien memiliki kepatuhan yang baik terhadap
penggunaan antipsikotik. Analisis menggunakan uji chi square dan fisher’s exact
menunjukkan tidak terdapat hubungan antara karakteristik pasien (jenis kelamin, usia,
tingkat pendidikan, pekerjaan) dengan kepatuhan penggunaan antipsikotik p-value >
0,05. Tidak terdapat hubungan tersebut dipengaruhi oleh faktor perbedaan kultur dan
karakteristik responden pada setiap daerah. Sebagian besar penderita skizofrenia di RSJ
Prof. Dr. Soerojo Magelang memiliki kepatuhan yang baik, sehingga perlu dilakukan
penelitian lebih lanjut untuk mengonfirmasi tingkat kepatuhan penggunaan antipsikotik
menggunakan instrumen lain.