<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Stabilitas Lereng Menggunakan Mini Pile Dengan Metode Elemen Hingga (Studi Kasus : Lereng Jalan Tol Seksi V Pekanbaru-Dumai Sta 79+550)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Proyek Jalan Tol Seksi V Pekanbaru-Dumai Sta. 79+550 merupakan bagian dari ruas Jalan Tol Trans Sumatra yang menghubungkan Kota Pekanbaru dengan Kota Dumai. Pembangunan ruas Jalan Tol ini melalui daerah lembah dan perbukitan sehingga untuk mencapai elevasi rencana diperlukan pekerjaan timbunan yang cukup tinggi. Permasalahan yang muncul di lapangan ialah setelah selesai pekerjaan timbunan tanah lunak untuk badan jalan yang sudah mencapai ketinggian finish grade (H= 8 m) terjadi penurunan yang disertai dengan kelongsoran setengah lebar badan jalan. Oleh karena itu perlu adanya analisis timbunan diatas tanah rawa tersebut untuk menentukan angka aman terhadap longsor serta angka penurunan tanah yang terjadi. Analisis stabilitas lereng timbunan dilakukan perhitungan dengan metode elemen hingga menggunakan Program PLAXIS 8.5. penelitian ini dilakukan pada timbunan setinggi 8 meter dengan menganalisis stabilitas lereng timbunan perhitungan manual dan metode elemen hingga. Hasil dari pemodelan lereng asli tanpa perkuatan didapatkan nilai SF sebesar 0,4668 menggunakan metode Fellinius karena plaxis tidak dapat menampilkan nilai SF. Hasil dari perhitungan daya dukung mini pile panjang 12 m  177 kN sedangkan yang 15 m  177 kN sehingga panjang mini pile 15 m yang digunakan untuk analisis stabilitas lereng dengan perkuatan mini pile variasi tanpa replacement tanah dasar pada kondisi konstruksi timbunan, penerapan beban jalan, konsolidasi dan gempa berturut-turut adalah 1,62, 1,218, 1,47, 1,179. Angka aman tidak memenuhi kriteria pada kondisi penerapan beban jalan  1,25. Sedangkan hasil angka aman (SF) model 2 perkuatan mini pile dengan replacement tanah dasar 1,25 m pada kondisi konstruksi timbunan, penerapan beban jalan, konsolidasi dan gempa berturut-turut adalah 1,64, 1,478, 1,473, 1,175. Dengan angka aman  1,25, maka lereng aman terhadap keruntuhan.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By