<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Peran Guru Dalam Penguatan Karakter Religius Siswa Kelas 6 Sdn 2 Dempel Kecamatan Kalibawang Kabupaten Wonosobo

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Latar belakang penelitian ini ialah merosotnya moral anak – anak dan kalangan remaja yang disebabkan oleh pemanfaatan teknologi yang urang tepat. Selain itu, kurangnya perhatian orang tua dan pengaruh lingkungan, membuat perilaku anak menjadi kurang baik. Dengan kondisi seperti ini guru SDN 2 Dempel Kecamatan Kalibawang Kabupaten Wonosobo harus berupaya untuk memperkuat karakter siswanya agar memiliki pondasi yang kuat saat memasuki bangku SLTP. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis peran guru SDN 2 Dempel sebagai teladan dalam penguatan karakter religius dan mengetahui bagaimana perilaku siswa kelas 6 dalam meneladani guru untuk menguatkan karakter religius.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menganalisis data diskriptif berupa kata-kata atau pengamatan dari subjek penelitian. Lokasi penelitian bertempat di SDN 2 Dempel Kecamatan Kalibawang Kabupaten Wonosobo. Teknik penentuan informan, menggunakan purposive sampling. Teknik pengambilan data dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian teknik analisis data dilakukan dengan cara koreksi data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian yang Pertama, Guru SDN 2 Dempel dapat dikatakan sudah mampu menjalankan perannya dalam proses penguatan karakter religius untuk siswa kelas 6. Guru selalu meberikan arahan, nasihat dan sering kali mencontohkan perilaku terpuji serta tindakan beribadah. Kegiatan yang dilaksanakan ialah membaca asmaul husna setiap pagi, hafalan surat pendek setiap seminggu sekali dan program jum’at beramal. Upaya guru sebagai teladan sudah terlaksana meskipun belum maksimal kareka terkendala waktu pembelajaran yang terbatas. Kedua, respon siswa dalam meneladani guru tentu menerimanya dengan baik. Pada dasarnya siswa memiliki perilaku yang baik, namun mudah terpengaruh oleh teman ataupun lingkungannya yang menyebabkan siswa kembali lagi untuk bersikap tidak baik.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By