<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Perancangan Pusat Pameran Seni Dan Kebudayaan Bantul Dengan Pendekatan Arsitektur Neo-Vernakular Dan Ruang Terbuka Hijau Di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Kabupaten Bantul adalah suatu daerah yang berada di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kabupaten Bantul merupakan pintu masuk di sebelah Selatan Daerah Istimewa Yogyakarta, yang berbatasan dengan Kota Madya/ Yogyakarta. Perkembangan jaman yang semakin maju menimbulkan arus glo- balisasi dan budaya baru yang menyebabkan keadaan perkotaan di Indonesia saat ini mengalami penurunan kultur. Bahaya yang berasal dari era modern dapat melunturkan identitas kota dan kultur setempat dan fenomena aglomerasi perkotaan yang menyebabkan hilangnya identitas kota. Arus perpindahan penduduk yang tinggal di perkotaan mengalami peningkatan pada beberapa tahun terakhir. Industrialisasi menjadi kekuatan utama dibalik arus urbanisasi perkotaan. Sentra industri yang berbasis pada kebudayaan dan pameran cenderung berlokasi didalam dan sekitar kota. Perebutan dan alih fungsi lahan yang terjadi di pusat-pusat kota menyebabkan pembangunan kota menyebar ke daerah sekitar kota yang mengakibatkan aglomerasi perkotaan. Kota Bantul yang berbatasan langsung dengan Kota Yogyakarta menjadikan beberapa wilayah Kabupaten Bantul sebagai wilayah sub-urban. Akibat dari fenomena aglomerasi perkotaan Daerah Istimewa Yo- gyakarta, daerah sekitar kota dikenal sebagai daerah penunjang perkotaan khususnya Kabupaten Bantul yang dikenal sebagai Kota Gerabah. Hal tersebut menyebabkan Kabupaten Bantul belum mempunyai fasilitas pusat kebudayaan dan pameran dan simbol kota sebagai identitas lokal kota, maka dari itu diperlukan adanya pengembangan fasilitas pusat kebudayaan dan pameran dengan pendekatan neo-vernacular untuk me- wadahi aktifitas masyarakat Kabupaten Bantul maupun Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Fasilitas ini dirancang dengan elemen elemen fisik maupun non-fisik berupa bentuk yang lebih modern sebagai bentuk identitas lokal dan pelestarian budaya setempat.

Description

Keywords

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By