Evaluasi Sanitasi Lingkungan Di Tpst Piyungan, Bantul, Yogyakarta
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu) dan pemulung merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan, dimana TPST merupakan sumber mata pencaharian bagi pemulung. Dengan banyaknya pemulung yang bekerja disana, serta beberapa pemulung yang berasal dari luar kota menjadikan TPST sebagai tempat pemukiman. Pada TPST Piyungan, Bantul, Yogyakarta pemukiman pemulung masih berupa hunian sementara atau barak yang kondisi lingkungannya kotor, berbau busuk, dan banyak dijumpai vektor penyakit (lalat, tikus, dll). Minimnya kemampuan finansial yang dimiliki pemulung, menyebabkan banyak dari pemulung yang mengesampingkan peningkatan mutu lingkungan demi pemenuhan kebutuhan pokok mereka. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi sanitasi lingkungan di kawasan TPST Piyungan, Bantul, Yogyakarta dengan melakukan observasi terhadap kondisi sanitasi lingkungan kerja dan rumah tinggal guna melindungi dan/atau mencegah kesehatan pemulung dari kemungkinan penularan penyakit. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Kemudian untuk data yang didapatkan akan dianalisa secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan sekitar 83% kondisi lokasi tempat kerja yang buruk dan tidak terdapat toilet maupun tempat cuci tangan yang dapat digunakan saat jam kerja berlangsung. Pada rumah tinggal pemulung menunjukkan 52% pencahayaan kurang terang, dan secara keseluruhan 100% tidak memiliki ventilasi. Disamping itu, sebanyak 100% rumah tinggal pemulung tidak memiliki jamban pribadi sehingga mereka menggunakan jamban umum. Berdasarkan hasil wawancara, 68% masyarakat tidak mengetahui aliran pembuangan kegiatan MCK dan masing – masing kamar juga tidak memiliki tempat pembuangan sampahnya sendiri. Sekitar 55% masyarakat memilih untuk sama sekali tidak membersihkan kamar tidur mereka.