<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Peningkatan Kerja Sama Indonesia-Amerika Serikat Dalam Pemberantasan Terorisme Tahun 2015-2019

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA

DOI

Abstract

Hubungan kerja sama kontra-terorisme antara Indonesia dan Amerika Serikat telah melalui proses yang panjang. Titik terang kerja sama antara pemerintah kedua negara telah dimulai sejak pemerintahan Megawati Soekarnoputri dan terus berlanjut secara signifikan hingga pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. Tren serangan terorisme yang telah mengalami pergeseran menjadi skala yang lebih kecil dan fokus utama kebijakan luar negeri pemerintah Indonesia yang lebih mengacu pada sektor ekonomi, namun pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Joko Widodo tahun 2015-2019 tetap memutuskan untuk meningkatkan kerja sama kontra-terorisme dengan AS. Fenomena tersebut dapat dilihat melalui Teori Pengambilan Keputusan Luar Negeri yang digagas oleh William D. Coplin dan mampu membantu menjelaskan tiga faktor yang mempengaruhi kebijakan pemerintah Indonesia. Berdasarkan Teori Pengambilan Keputusan dapat dilihat bahwa faktor politik domestik diperankan oleh Luhut Binsar Pandjaitan, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Nahdlatul Ulama dan Opini Publik; faktor kapabilitas ekonomi dan militer Indonesia menjadi tolak ukur tingkat kekuatan negara untuk merumuskan kebijakan luar negerinya dengan negara adidaya seperti AS; serta faktor konteks internasional dapat ditinjau berdasarkan hubungan dan kepentingan geografis, ekonomis, maupun politis antara Indonesia, AS, dan ASEAN.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By