<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pemanfaatan Karbon Aktif Dari Limbah Tempurung Kelapa Untuk Menurunkan Parameter Amonia (Nh3) Pada Air Sungai

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA

DOI

Abstract

Keberadaan amonia dengan kadar di atas ambang batas dalam air sungai menyebabkan penurunan kualitas air dan beberapa biota air sungai menjadi mati. Salah satu metode untuk menurunkan kadar amonia dalam air yaitu menggunakan teknologi karbon aktif berasal dari limbah tempurung kelapa karena memiliki potensi sebagai adsorben. Limbah tempurung kelapa dipilih dalam teknologi karbon aktif karena mudah didapatkan dan memiliki kadar adsorpsi yang tinggi. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektifitas karbon aktif pada penyerapan dan menurunkan kadar amonia yang berada di air sungai melalui proses variasi massa adsorben, variasi pH, variasi waktu kontak, variasi konsentrasi dan pengujian langsung ke air sungai. Pengujian karakteristik adsorben dilakukan menggunakan instrumen FTIR dan SEM. Dari pengujian FTIR dapat diketahui terdapat gugus cincin aromatik (C=C) Pada adsorben tempurung kelapa. Pada hasil Uji SEM yang terlihat dari permukaan adsorben dengan perbesaran 5.000 kali. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa karbon aktif dari limbah tempurung kelapa berada pada kondisi optimum massa adsorben 100 mg, pH 4 dan waktu kontak 30 menit dengan presentase (%) removal massa adsorben 65,95%, pH 4 98,20%, dan waktu kontak 96,40%. Kapasitas adsorpsi adsorben teraktivasi sebesar 66,23 mg/gram yang menunjukkan model isoterm Langmuir. Konsentrasi amonia (NH3) sampel air sungai titik 1 sebesar 0,259 mg/l dan dan titik 2 sebesar 0,370 mg/l, setelah dilakukan adsorpsi dengan adsorben karbon aktif dari limbah tempurung kelapa turun menjadi 0,033 mg/l pada titik 1 sedangkan 0,056 mg/l pada titik 2.

Description

Keywords

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By