<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Timbulan Limbah Elektronik Rumah Tangga Kecamatan Depok, Sleman

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA

DOI

Abstract

Seiring dengan pesatnya perkembangan zaman dan teknologi, penggunaan peralatan elektronik terus mengalami peningkatan. Hal ini membuat masa pakai peralatan elektronik menjadi semakin pendek sehingga limbah elektronik semakin meningkat. Karakteristiknya yang mengandung Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) membutuhkan pengelolaan khusus untuk menghindari potensi pencemaran lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi timbulan limbah elektronik, menganalisis kondisi eksisting penanganan limbah elektronik dan memberikan rekomendasi pengelolaan limbah elektronik rumah tangga di Kecamatan Depok, Sleman. Pemilihan responden menggunakan metode random sampling berdasarkan SNI 19-3694-1994 tentang Metode Pengambilan dan Pengukuran Contoh Timbulan dan Komposisi Sampah Perkotaan. Hasil penelitian menunjukkan jumlah timbulan limbah elektronik di Kecamatan Depok pada Tahun 2022 rata-rata sebesar 0,046 kg/KK/hari atau 16,9 kg/KK/tahun. Kondisi eksisting penanganan limbah elektronik yang diterapkan oleh masyarakat adalah 45% dibuang, 38% disimpan, 17% diperbaiki, 0% dijual. Rekomendasi pengelolaan limbah elektronik dilakukan dengan skema penambahan fasilitas TPS-B3 di TPS 3R yang sudah ada sehingga diharapkan dapat terjadi mekanisme EPR (Extended Producer Responsibility) dimana produsen alat elektronik melakukan pengambilan limbahnya dari TPS B3 dalam jangka waktu tertentu. Sedangkan limbah dari produsen kecil akan dibawa ke tempat pengelolaan B3. Untuk residu limbah elektronik akan dibuang ke TPA.

Description

Keywords

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By