Pengaruh Penambahan Sika Fiber Ppm-12 Dan Viscocrete 3115 N Terhadap Kekuatan Beton (The Impact Of Adding Sika Fiber Ppm-12 And Viscocrete 3115 N On The Concrete Strength)
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA
DOI
Abstract
Beton merupakan komponen struktur yang umum digunakan dalam sebuah konstruksi
bangunan karena beberapa kelebihan yang dimilikinya. Namun, beton memiliki kelemahan dalam
menahan gaya tarik dan lentur karena sifatnya yang getas. Salah satu solusi untuk mengatasi
permasalahan tersebut salah satunya adalah dengan menambahkan bahan tambah berupa serat
sintetis berbahan polypropylene yaitu SikaFiber PPM-12 pada campuran beton. Penambahan serat
pada beton mengakibatkan berkurangnya tingkat kemudahan pengerjaan dan mempersulit terjadinya
segregasi. Untuk menghindari permasalahan tersebut, maka digunakan bahan tambah berupa
superplasticizer yang merupakan salah satu produk dari Sika Group yaitu Sika ViscoCrete 3115 N.
Dalam penelitian ini, metode perencanaan campuran beton yang digunakan adalah metode
SNI 03-2834-2000 dengan kuat tekan rencana 25 MPa dan umur perawatan beton selama 28 hari.
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kadar optimum dari penambahan serat polypropylene
dengan variasi kadar penambahan 0,5 kg/m
3
, 0,6 kg/m
3
, 0,7 kg/m
3
, 0,8 kg/m
3
, 0,9 kg/m
3
, dan 1,0
3
kg/m
disertai superplasticizer sebanyak 0,6% terhadap berat semen ke dalam campuran beton.
Pengujian yang dilakukan pada penelitian ini meliputi uji kuat tekan, uji kuat tarik belah, dan uji
modulus elastisitas menggunakan benda uji silinder dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm, serta
pengujian kuat lentur menggunakan benda uji balok (panjang 40 cm, lebar 10 cm, tinggi 10 cm).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kadar penambahan serat polypropylene sebesar 0,7
3
kg/m
menghasilkan nilai tertinggi pada pengujian kuat tekan, kuat tarik belah, dan kuat lentur beton
dengan peningkatan kuat tekan sebesar 57,08%, peningkatan kuat tarik belah sebesar 31,63%,
peningkatan kuat lentur sebesar 17,91%, dan peningkatan nilai modulus elastisitas terukur sebesar
27,63% terhadap beton normal tanpa bahan tambah.