<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Fenomena Kekerasan Berbasis Gender Online Pada Mahasiswa Perspektif Hukum Islam

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA

DOI

Abstract

Perkembangan teknologi memungkinkan kejahatan dapat dilakukan di ranah digital. Kekerasan berbasis gender online sebagai salah satu satu bentuk kejahatan yang mengacu kepada seksualitas seseorang di ranah digital. Tingginya angka kekerasan berbasis gender online di Indonesia menjadi kekhawatiran tersendiri bagi masyarakat. Tidak sedikit masyarakat yang hanya fokus kepada pelaku, tanpa memperdulikan dampak yang dialami korban. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan Teknik wawancara dan penyebaran kuisioner sebagai alat untuk mengumpulkan data. Subyek dari penelitian ini yaitu mahasiswa yang menjadi korban kekerasan berbasis gender online di Yogyakarta. Bentuk kekerasan berbasis gender online yang dialami oleh mahasiswa di Yogyakarta yaitu pelecehan online, konten illegal, pendekatan untuk memperdaya, pelanggaran privasi dan peretasan online. Dampak yang paling banyak dialami oleh mahasiswa yaitu dampak psikis yang mempengaruhi mental seseorang dalam mempersiapkan pernikahan. Dalam hukum islam kekerasan berbasis gender online merupakan suatu perbuatan yang harus dihindari akibat banyaknya kemudharatan yang ditimbulkan jika dibandingkan dengan kemaslahatannya.

Description

Keywords

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By