<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Perancangan Ulang Tata Letak Fasilitas Produksi Pada Kelompok Kerja Sub Assy Side Up Untuk Meminimasi Biaya Material Handling (Studi Kasus: Pt. Yamaha Indonesia)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA

DOI

Abstract

Perancangan tata letak merupakan salah satu faktor penting terhadap kelangsungan kegiatan produksi. Tata letak sangat penting dan saling berkaitan dengan fasilitas – fasilitas yang lain guna menunjang kelancaran kegiatan produksi. Tata letak fasilitas yang baik dan optimal dapat mengurangi biaya produksi, meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Penelitian ini dilakukan di lakukan di kelompok kerja sub assy side UP, PT. Yamaha Indonesia yang merupakan perusahaan yang memproduksi piano. Permasalahan yang ada pada kelompok kerja sub assy side UP yaitu kurang optimalnya tata letak yang ada dibuktikan dengan adanya area kerja yang terpisah dan berbeda gedung dengan kelompok kerjanya. Karena jarak yang jauh dan berbeda gedung sehingga terjadi idle pada operator karena harus menunggu kabinet dikirim. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendapatkan tata letak fasilitas produksi yang optimal dan efisien sehingga dapat meminimasi ongkos material handling dan meningkatkan produktivitas dengan menggunakan metode SLP dan Blocplan. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan total jarak antar fasilitas yang cukup besar dari layout awal, pada usulan layout menggunakan metode SLP menunjukkan total jarak anter fasilitas sebesar 960.2 m dengan efisiensi 95.5% dan metode Blocplan menunjukkan total jarak sebesar 1.118.6 m dengan efisiensi 94.8%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil rancangan metode SLP merupakan layout usulan yang efisien.

Description

Keywords

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By