Efek Kombinasi Curcumin dan Jintan Hitam (Nigella Sativa) terhadap Histologi Aorta pada Tikus (Rattus Novergicus) yang Diinduksi Hiperlipidemia
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Latar Belakang: Hiperlipidemia berpotensi tinggi untuk terbentuk plak aterosklerosis. Plak aterosklerosis secara histologi dapat diamati dengan penebalan dinding pembuluh darah pada tunika intima dan media. Obat standar yang biasa diberikan adalah golongan statin yang masih memiliki efek samping apabila dikonsumsi dalam jangka Panjang, sehingga diperlukan obat alternatif berupa kurkumin dan jintan hitam yang memiliki kandungan antioksidan Metode Penelitian: Metode studi eksperimental murni menggunakan rancangan penelitian Randomized post test only control group design. Dua puluh empat ekor tikus putih galur Rattus Novergicus dibagi menjadi enam kelompok, yaitu kelompok kontrol negatif (pakan standar, tanpa intervensi), kelompok kontrol positif (pakan standar+diet hiperlipidemia kuning telur puyuh 2ml/hari), perlakuan 1 (diet hiperlipidemia kuning telur puyuh 2ml/hari+simvastatin 0,18mg/200gBB/hari), perlakuan 2 (diet hiperlipidemia kuning telur puyuh 2ml/hari+kurkumin 200mg/200grBB), perlakuan 3 (diet hiperlipidemia kuning telur puyuh 2ml/hari+jintan hitam 21,6mg/kgBB), perlakuan 4 (diet hiperlipidemia kuning telur puyuh 2ml/hari + kurkumin 200mg/200grB + jintan hitam 21,6mg/kgBB). Pembuluh darah aorta abdominalis diamati dengan mikroskop optilab dengan perbesaran 400x pada 8 lapang pandang. Pengukuran ketebalan menggunakan software Image RA. Ketebalan tunika intima aorta abdominalis selanjutnya dianalisis dengan uji one way ANOVA dan post hoc Bonferroni. Hasil: Pengamatan secara histologi mendapatkan hasil dengan tingkat penebalan tunika intima dan media terendah pada kelompok perlakuan 4 dengan pemberian kombinasi antara kurkumin 200mg/200grB + jintan hitam 21,6mg/kgBB. Akan tetapi, secara statistik tidak menunjukkan hasil yang signifikan. Kesimpulan: Kombinasi kurkumin dan jintan hitam tidak memberikan efek yang signifikan terhadap ketebalan tunika intima dan media aorta abdominalis dibandingkan tanpa kombinasi.