Penerapan Metode Amsilati dalam Belajar Membaca Kitab Kuning bagi Penghulu di Kabupaten Bantul
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Sebaik-baik di antara kamu sekalian adalah belajar dan mengajarkan al-Qur'an, demikianlah sabda Rasulullah SAW dalam salah satu hadisnya. Hadis ini mempertegas bahwa memahami dan mempelajari bahasa Arab adalah merupakan sesuatu yang penting untuk mengetahui dan memahami al-Qur'an yang diturunkan dengan menggunakan bahasa Arab.oleh sebab itu kalau menginginkan mempelajari al-Qur'an, maka mengetahui dan memahami bahasa Arab adalah sebuah keharusan. Beragam metode Satau cara yang dapat digunakan untuk mempelajari dan memahami bahasa Arab. Di antaranya adalah metode Amsilati yang ditulis Oleh Taufiqul Hakim tahun 2001 untuk mempermudah belajar bahasa Arab, karena metode ini dapat diikuti oleh semua lapisan bahkan tidak hanya sekedar belajar bahasa Arab tapi juga merupakan metode praktis mendalami al-Qur'an. Bagi Penghulu di kabupaten Bantul telah belajar membaca kitab kuning dengan metode Amsilati ini Kegiatan pembelajaran dengan metode Amsilati ini dapat diikuti oleh para penghulu di kabupaten Bantul dengan tidak mengabaikan tugas-tugas kantor dan menurut Ustaz Taufiqul Hakim rata rata membutuhkan waktu enam bulan untuk mempelajari metode ini bahkan ada yang hanya membutuhkan waktu tiga bulan untuk menguasainya Inilah yang mendorong penulis untuk mengkaji penerapan metode Amsilati bagi penghulu di kabupaten Bantul. Tujuan utama penulisan tesis ini adalah untuk mengetahui proses belajar mengajar untuk mengetahui apa saja metode yang digunakan dan untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan metode Amsilati dalam belajar membaca kitab kuning bagi penghulu di kabupaten Bantul. Sedangkan cakupan penelitian ini meluputi seluruh komponen pendidikan yaitu guru, penghulu, metode, sarana-prasarana, prosedur dan teknik evaluasi, serta hasil yang dicapai dari penerapan metode Amsilati tersebut. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan statistik yang dirancang untuk memperoleh informasi tentang status gejala lewat analisis hubungan variabel pada saat penilitan dilakukan. Obyek penelitian meliputi berbagai personal yang terkait dengan kegiatan tersebut yaitu seluruh guru pengajar, dan para penghulu itu sendiri. Dalam penelitian ini menggunakan populasi yakni semua penghulu sejumlah 35 orang, gurunya 2 orang dan pengelola sejumlah 8 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan angket. Untuk menganalisis data yang diperoleh, penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif dengan metode induktif dan deduktif, sedangkan data yang berupa angka menggunakan analisa statistik dengan rumus mean dan prosentase. Dari hasil peneilitaian ini saya dapat menyimpulkan bahwa proses belajar mengajar dengan menggunakan metode Amsilati dalam belajar membaca kitab kuning bagi penghulu di kabupaten Bantul telah sesuai dengan pedoman pengajaran bahasa Arab secara umum, metode yang digunakan dalam buku Amsilati bervariasi seperti metode muṭala'ah, muhädasah, imlä' maḥfuzah dan metode qawai'd, kelebihan dan Kekurangan metode Amsilati ini adalah sebagai berikut: praktis, siswa aktif. pembahasan materinya tuntas dan mendalam, sistematis, dialogis, dan pembentukan akhlak Sedangkan kekurangannya sebagai berikut: pedoman pengajaran yang kurang jelas, lebih menekankan aspek hafalan, kecenderungan pada penguasaan bahasa Arab pasif, dan bagi para pemula harus mempunyai kemampuan membaca al-Qur'an. Bagi penyusun metode Amsilati diharapkan menyusun pedoman sebagai acuhan kegiatan pembelajaran dan kegiatan ini hendaknya memperkaya metode muhadaşah agar mendapatkan hasil yang optimal. Adapun kegunaan dari penelitian tesis ini bagi nilai-nilai sosial diharpakan mampu memberikan informasi yang berharga bagi komonitas muslim agar termotivasi belajar mendalami bahasa al- Qurʼän melalui pemahaman bahasa Arab yang benar sehingga dapat mengamalkan isi kandungannya dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan secara akademis diharapkan penelitian ini dijadikan sebagai salah satu alternatif bagi pengembangan metode mempelajari bahasa Arab secara efektif.