<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Studi Komparatif Prestasi Belajar Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam antara Siswa yang Berasal dari SMP dengan MTs di Madasah Aliyah Negeri Balikpapan

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Perbedaan hasil belajar siswa masih dialami di Madrasah Aliyah Negeri Balikpapan karena banyak factor antara lain pemahaman materi pelajaran pendidikan agama Islam, persepsi siswa terhadap mata pelajaran Pendidikan agama Islam, penggunaan metode pembelajaran dan keragaman social ekonomi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keunggulan dan kelemahan prestasi Belajar Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Siswa yang Berasal dari SMP di Madrasah Aliyah Negeri Balikpapan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang dtitatisajikan secara deskriptif eksploratif. Objek penelitian ini adalah siswa Madrasah Aliyah Negeri Balikpapan yang berasal dari SMP dan Madrasah Tsanawiyah. Sumber data dibagi menjadi dua yakni sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data adalah angket terbatas, observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis penelitian ini mengikuti mengikuti model Miles dan Huberman yang meliputi empat tahapan yakni pengumpulan data, penyajian data, reduksi data dan verifikasi data. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa, pertama, siswa Madrasah Aliyah Negeri Balikpapan yang berasal dari SMP memiliki keunggulan dalam prestasi belajar pada mata pelajaran Aqidah Akhlak dan mata pelajaran Fiqh, karena perwujudan perilaku dan sikap belajarnya sangat baik. Sedangkan kelemahan mata pelajaran Al Qur'an Hadist karena mata pelajaran terintegrasi dengan mata pelajaran pendidikan agama Islam ketika di SMP. Kedua, siswa Madrasah Aliyah Negeri Balikpapan yang berasal dari MTs memiliki keunggulan dalam prestasi belajar pada mata pelajaran Al Qur'an Hadist, karena perwujudan perilaku dan sikap belajar terhadap mata pelajaran ini sudah baik sejak mereka belajar di MTs. Sedangkan, kelemahannya adalah pada mata pelajaran Aqidah Akhlak dan mata pelajaran Fiqh, karena perwujudan perilaku dan sikap belajarnya yang kurang baik meskipun sebenarnya mata pelajaran-mata pelajaran ini sudah diajarkan di sekolah sebelumnya.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By