Hubungan antara Surface Acting Emotional Labor dengan Keterikatan Kerja pada Guru
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji hubungan antara surface acting emotional labor dengan keterikatan kerja pada guru melalui perantaraan variabel burnout. Penelitian ini mengusung satu buah hipotesis mayor dan dua hipotesis minor. Hipotesis mayor menyatakan bahwa terdapat hubungan negatif tidak langsung antara surface acting emotional labor dengan keterikatan kerja melalui perantaraan burnout. Kemudian, hipotesis minor pertama menyatakan adanya hubungan positif antara surface acting emotional labor dengan burnout. Hipotesis minor kedua menyatakan adanya hubungan negatif antara burnout dengan keterikatan kerja. Subjek penelitian ini adalah 52 orang guru dari SMP Negeri 2 dan SMP Muhammadiyah Pakem. Data penelitian diperoleh melalui skala keterikatan kerja, burnout, dan surface acting emotional labor. Hasil uji hipotesis membuktikan adanya hubungan negatif tidak langsung yang sangat signifikan antara surface acting emotional labor dengan keterikatan kerja melalui perantaraan burnout (b = -0.9214, p = 0.000). Dari hubungan tersebut, surface acting emotional labor berhubungan positif secara signifikan dengan burnout (r = 0.6806, p = 0.000), dan burnout berhubungan negatif secara sangat signifikan dengan keterikatan kerja (r = -0.631, p = 0.000). Dengan demikian hipotesis mayor dan kedua hipotesis minor yang diajukan dalam penelitian diterima.