Hubungan antara Kecerdasan Emosi dengan Kecemasan Menghadapi Pensiun pada Pegawai BRI
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah ada hubungan negatif antara kecerdasan emosi dengan kecemasan menghadapi pensiun pada pegawai BRI. Dugaan awal yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan negatif antara kecerdasan emosi dengan kecemasan menghadapi pensiun pada pegawai BRI. Semakin tinggi kecerdasan emosi, maka semakin rendah tingkat kecemasan menghadapi pensiun pada pegawai Bank BRI. Begitupun sebaliknya, semakin rendah kecerdasan emosi, maka semakin tinggi tingkat kecemasan menghadapi pensiun pada pegawai BRI. Subjek dalam penelitian ini adalah pegawai Bank yang akan memasuki masa pensiun, dan sebagai karyawan tetap BRI yang akan memasuki masa pensiun (maksimal 2 tahun) serta usia subjek antara 53-55 tahun. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah menggunakan skala. Adapun skala yang digunakan adalah skala Kecerdasan Emosi yang berjumlah 36 aitem, mengacu pada aspek yang dikemukakan oleh Goleman (2000) dan skala kecemasan menghadapi pensiun yang berjumlah 30 aitem mengacu pada karakteristik kecemasan menghadapi pensiun yang dikemukakan oleh Brill dan Hayes (1981). Metode analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan fasilitas program SPSS for Window 11.5 untuk menguji apakah terdapat hubungan antara kecerdasan emosi dengan kecemasan menghadapi pensiun pada pegawai BRI. Korelasi Spearman-Rho menunjukkan nilai sebesar y = -0.346; p = 0.021 yang artinya ada hubungan negatif yang signifikan antara kecerdasan emosi dengan kecemasan menghadapi pensiun pada pegawai BRI. Jadi hipotesis penelitian ini diterima.