Hubungan Kepemimpinan Transformasional Pelatih dengan Motivasi Bertanding pada Atlet Sepakbola
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah ada hubungan antara kepemimpinan transformasional pelatih dengan motivasi bertanding atlet. Asumsi awal yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan positif antara kepemimpinan transformasional pelatih dengan motivasi bertanding atlet dimana semakin tinggi kepemimpinan transformasional pelatih, semakin tinggi pula motivasi bertanding atlet. Sebaliknya, semakin rendah kepemimpinan transformasional pelatih, semakin rendah pula motivasi bertanding atlet. Subjek dalam penelitian ini adalah atlet sepakbola yang sedang menjalani masa kompetisi tingkat Divisi Utama PSSI 2008 yang berada di wilayah DIY, berjenis kelamin laki-laki, berwarga negara Indonesia dan pelatih klub memiliki lisensi sebagai pelatih sepakbola. Pemilihan responden dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket dengan metode skala yang terdiri dari dua skala yaitu (1) skala motivasi bertanding yang disusun oleh Cahyono (2005), terdiri dari 29 aitem dengan koefisien korelasi aitem total bergerak antara 0.303-0.539 serta koefisien korelasi Alpha sebesar 0.853 dan (2) skala kepemimpinan transformasional pelatih yang disusun peneliti berdasar teori Bass (Yukl,1998), terdiri dari 34 aitem dengan koefisien korelasi aitem total bergerak antara 0.310-0.593 serta koefisien korelasi Alpha sebesar 0.878. Metode analisi data yang digunakan adalah uji korelasi product moment. Perhitungannya dilakukan dengan program SPSS 15.00 for windows. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang sangat signifikan antara kepemimpinan transformasional pelatih dengan motivasi bertanding paad atlet sepakbola (r=0,716; p=0.000, p < 0.05). Jadi hipotesis penelitian diterima. Kepemimpinan transformasional pelatih memberikan sumbangan sebesar 51,2% (r2=0,512) terhadap motivasi bertanding pada atlet sepakbola.