Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya dengan Self-Regulated Learning pada Mahasiswa Kedokteran
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Mahasiswa kedokteran menghadapi tuntutan akademik yang tinggi sehingga kemampuan self-regulated learning menjadi kebutuhan mendasar. Namun, bukti empiris menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa kedokteran belum memiliki kemampuan self-regulated learning yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara empiris hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dan self-regulated learning pada mahasiswa kedokteran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional. Partisipan berjumlah 118 mahasiswa kedokteran dari berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia, dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria terdaftar sebagai mahasiswa aktif program studi kedokteran dan berusia 18 hingga 23 tahun. Pengumpulan data dilakukan menggunakan dua instrumen, yaitu Peer Social Support Scale (PSSS) dan Self-Regulated Learning Instrument for Undergraduates (SRLI-U). Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson Product-Moment. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial teman sebaya dan self-regulated learning pada mahasiswa kedokteran (r = 0,579, p < 0,001). Temuan ini bermakna bahwa semakin tinggi dukungan sosial yang diperoleh mahasiswa dari teman sebayanya, semakin tinggi pula kemampuan regulasi diri dalam belajar yang dimilikinya.