<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis kinerja seismik Gedung Kampus 2 Universitas Pancasakti menggunakan metode pushover berdasarkan ATC-40 (Seismic Performance Analysis of Campus 2 Building Universitas Pancasakti Using Pushover Method Based on ATC-40)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan aktivitas seismik tinggi akibat posisinya pada pertemuan tiga lempeng tektonik besar. Wilayah Kota Tegal, meskipun bukan zona seismisitas tinggi, tetap berpotensi terdampak gempa dari sumber gempa aktif di Jawa bagian utara. Universitas Pancasakti Tegal saat ini merencanakan pembangunan Gedung Kampus 2 sebagai fasilitas pendidikan yang masih dalam tahap perencanaan. Penilaian kinerja seismik perlu dilakukan sebelum konstruksi dimulai untuk memastikan struktur memenuhi standar keamanan yang berlaku. Penelitian ini bertujuan menentukan kurva kapasitas, titik kinerja (performance point), tingkat kinerja (performance level), dan mekanisme pembentukan sendi plastis pada struktur Gedung Kampus 2 Universitas Pancasakti Tegal. Analisis dilakukan menggunakan metode statik nonlinear (pushover analysis) berdasarkan prosedur ATC-40 dengan bantuan software ETABS. Pemodelan struktur mengacu pada dokumen Detail Engineering Design dengan parameter beban gempa berdasarkan SNI 1726:2019. Hasil analisis menunjukkan gaya geser dasar maksimum arah Y sebesar 24447,01 kN lebih besar dibandingkan arah X sebesar 24288,43 kN, sehingga arah Y merupakan sumbu kuat bangunan. Performance point menghasilkan target displacement 0,116 m pada arah X dan 0,155 m pada arah Y, keduanya tidak melampaui batas 0,452 m, dengan gaya geser target melebihi gaya geser desain sehingga struktur berperilaku inelastis. Evaluasi kinerja ATC-40 menunjukkan drift arah X (total 0,00513, inelastic 0,00376) kategori Immediate Occupancy (IO), sedangkan arah Y memiliki total drift 0,00686 (IO) namun inelastic drift 0,00575 masuk kategori Damage Control (DC). Sendi plastis terbentuk lebih dulu pada balok sebelum kolom di kedua arah, mengindikasikan mekanisme beam sway sesuai konsep strong column weak beam, sehingga struktur dinyatakan aman dengan risiko keruntuhan rendah.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By