<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis penggunaan antibiotika di seluruh puskesmas di Kabupaten Sleman selama periode tahun 2021–2024 berdasarkan klasifikasi AWaRe

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Latar Belakang : Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28 tahun 2021 tentang Pedoman penggunaan antibiotik telah mengklasifikasikan antibiotik ke dalam kelompok Access, Watch, dan Reserve (AWaRe). Klasifikasi ini awalnya dikembangkan oleh WHO sebagai bagian dari strategi untuk meningkatkan kualitas penggunaan antibiotik di tingkat lokal, nasional, dan global. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil penggunaan antibiotik seluruh puskesmas di Kabupaten Sleman selama periode 2021-2024 dari aspek jenis dan kuantitasnya berdasarkan klasifikasi AWaRe. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan mengumpulkan data penggunaan antibiotik yang terkumpul di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelola Obat dan Alat Kesehatan (POAK) Dinas kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman, tahun 2021-2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif Anatomical Theurapeutic Chemical (ATC) dan unit perhitungan Defined Daily Dose (DDD). Hasil: terdapat 13 jenis antibiotik yang digunakan seluruh puskesmas Kabupaten Sleman pada periode 2021-2024. Antibiotik yang masuk dalam kedalam segmen DU 90% periode tersebut adalah Amoksisilin, Azitromisin, Kotrimoksazol, Sefiksim, Siprofloksasin. Kesimpulan: Antibiotik yang digunakan di puskesmas seluruh Kabupaten Sleman selama priode tahun 2021-2024 paling banyak dari golongan Access, dengan persentase yang sudah sesuai dengan target WHO, yaitu di atas 60%.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By