<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pengembangan Produk dan Perancangan Rantai Pasok Mobil Listrik Berbasis Circular Economy melalui Analisis Persepsi Publik Menggunakan Data Online

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Sektor transportasi merupakan penyumbang emisi gas rumah kaca terbesar di Indonesia, sehingga pengembangan mobil listrik menjadi salah satu strategi utama dalam mendukung transisi menuju sistem transportasi rendah emisi dan berkelanjutan. Namun demikian, tingkat adopsi mobil listrik di masyarakat masih dipengaruhi oleh persepsi publik yang beragam, sementara ketidakpastian penerimaan tersebut turut berdampak pada perencanaan dan pengendalian rantai pasok, khususnya dalam pengelolaan komponen bernilai tinggi seperti baterai. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi persepsi masyarakat terhadap mobil listrik, faktor-faktor yang memengaruhi persepsi tersebut, menentukan atribut produk yang menjadi prioritas pengembangan, serta merancang framework rantai pasok mobil listrik berbasis prinsip ekonomi sirkular. Metode yang digunakan meliputi analisis sentimen dengan Valence Aware Dictionary and Sentiment Reasoner (VADER), pemodelan topik dengan Latent Dirichlet Allocation (LDA), Importance Performance Analysis (IPA), serta pemodelan proses bisnis menggunakan Business Process Model and Notation (BPMN), dengan data yang bersumber dari TikTok, YouTube, dan berita online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap mobil listrik secara umum cenderung positif, dengan sentimen netral sebesar 42,63%, positif 41,54%, dan negatif 15,84% pada media sosial, serta sentimen positif mencapai 92,4% pada berita online. Pemodelan topik menghasilkan 16 topik optimal yang mencerminkan aspek teknis, ekonomi, dan kepercayaan masyarakat terhadap industri maupun kebijakan pemerintah. Hasil IPA menempatkan kesesuaian penggunaan harian, minat konsumen, dan keterjangkauan harga pada kuadran dengan kinerja yang sudah baik, sementara infrastruktur pengisian daya dan kepercayaan terhadap mobil listrik sebagai transportasi masa depan menjadi atribut prioritas pengembangan. Integrasi seluruh hasil analisis menghasilkan rancangan rantai pasok berbasis circular economy yang melibatkan tiga belas aktor utama dengan skema aliran maju dan aliran balik pengelolaan baterai berdasarkan nilai State of Health (SOH). Framework yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi dasar pengambilan keputusan bagi pelaku industri dan pemerintah dalam meningkatkan efisiensi rantai pasok mobil listrik yang adaptif dan berkelanjutan di Indonesia.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By