<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Peran Unicef dalam menangani Tentara Anak Pada Konflik Suriah Tahun 2011-2018

dc.Identifier.NIM20323344
dc.contributor.authorAlfatia, Nusyaiba Izayasha
dc.date.accessioned2024-10-28T06:26:28Z
dc.date.available2024-10-28T06:26:28Z
dc.date.issued2024
dc.description.abstractKonflik di Suriah yang dimulai pada tahun 2011, yang diawali dari ketegangan politik, ketidakpuasan sosial, dan ekonomi yang memuncak dalam bentuk protes terhadap pemerintah. Protes ini kemudian berkembang menjadi konflik bersenjata yang melibatkan berbagai kelompok bersenjata, termasuk kelompok teroris, yang menyebabkan krisis kemanusiaan yang parah. Dalam situasi ini, anak-anak sering kali direkrut dan dipaksa menjadi tentara, mengalami kekerasan, dan kehilangan masa kecil mereka. UNICEF sebagai organisasi Internasional yang menjunjung tinggi penegakan hak asasi manusia, membantu anak – anak korban dari konflik perekrutan tersebut dengan mengadakan program dan meninjau langsung penerapan kebijakan Internasional. Penelitian ini menggunakan teori “International Organization and Implementation” atau teori organisasi internasional oleh Jutta Joachim, Bob Reinaldi dan Bertjan Verbeek yakni Managerial Approach (Pendekatan Manajerial) guna meneliti bagaimana peran UNICEF dalam penegakan HAM di Suriah terlebih tentang perekrutan anak sebagai tentara.en_US
dc.identifier.urirepository.uii.ac.id/handle/123456789/53248
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectUNICEFen_US
dc.subjectTentara Anaken_US
dc.subjectSuriahen_US
dc.subjectAnak-anaken_US
dc.titlePeran Unicef dalam menangani Tentara Anak Pada Konflik Suriah Tahun 2011-2018en_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
20323344.pdf
Size:
2.76 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: