Analisis Peran Humas dalam mengelola Informasi di Era Disrupsi (Studi Pada Pemda Kabupaten Cirebon dan Pemda Kabupaten Sleman)
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Pesatnya perkembangan teknologi beberapa tahun terakhir membuat manusia dengan
mudah memproduksi dan menyebarkan informasi melalui berbagai media digital. Kemajuan
teknologi ini disebut sebagai era disurpsi atau revolusi digital. Pada era ini, banyak perubahan
yang terjadi di segala aspek kehidupan manusia. Salah satunya pada peran Humas yang ada di
pemerintahan dalam mengelola informasi di era disrupsi. Meskipun tidak terlalu banyak
mengalami kendala dalam pekerjaannya, Humas tetap harus berhati-hati dalam menyebarkan
informasi karena informasi dapat disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab dan
berakhir menjadi berita bohong. penelitian ini menggunakan teori peran dari Cutlip, Centre, and
Broom yang dijelaskan dalam bukunya Effective Humas. Tujuan dilakukannya penelitian ini
untuk menganalisis peran apa yang diterapkan oleh Humas di pemerintahan dalam mengelola
informasi di era disrupsi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi
dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian di kedua Pemda yang menjadi objek penelitian,
Humas pemerintah saat ini sedang berusaha memberikan kontribusi peran positifnya dalam
mengelola informasi di era disrupsi. Mulai dari mengubah sistem pengelolaan informasi dari
tradisional menjadi serba online. Salah satunya, menggunakan platform online untuk
menyebarkan informasi. Hal tersebut ditandai dengan dibuatnya akun-akun media sosial atas
nama instansi sebagai wadah bagi Humas dan masyarakat dalam berkomunikasi. Namun, dari 4
peran yang dicetuskan oleh Cutlip, Centre, and Broom hanya peran communication facilitator
dan communication technician yang diterapkan oleh kedua Pemda tersebut.