<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan Modal Psikologis dan Persepsi Ketidakamanan Kerja Terhadap Keterikatan Kerja pada Karyawan Outsourcing di Sektor Pertambangan

dc.Identifier.NIM22320227
dc.contributor.authorKarimatunnisa, Sarah
dc.date.accessioned2026-07-16T03:49:59Z
dc.date.available2026-07-16T03:49:59Z
dc.date.issued2026
dc.description.abstractKaryawan outsourcing di sektor pertambangan menghadapi berbagai tuntutan kerja yang dapat memengaruhi kondisi psikologis serta keterikatan kerja mereka. Dalam menghadapi situasi tersebut, modal psikologis berperan menjadi salah satu faktor internal yang dapat membantu karyawan mempertahankan tingkat keterikatan kerja. Selain itu, cara karyawan dalam menilai ketidakamanan kerja melalui persepsi ketidakamanan kerja, baik sebagai tantangan maupun hambatan juga berperan dalam memengaruhi keterikatan kerja. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara modal psikologis dan persepsi ketidakamanan kerja dengan keterikatan kerja pada karyawan outsourcing di sektor pertambangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Partisipan pada penelitian berjumlah 101 karyawan outsourcing berjenis kelamin laki-laki maupun perempuan yang berusia 18-55 tahun di Provinsi Kalimantan Timur. Pengumpulan data dilakukan secara daring mengguanakan skala Utrecht Work Engagement Scale 9, Psychological Capital Questionnaire 24, dan Job Insecurity Appraisal Scale 6. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman’s rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara modal psikologis dengan keterikatan kerja (rs = 0.371; nilai p < 0.001). Selain itu, persepsi ketidakamanan kerja pada dimensi challenge appraisal memiliki hubungan positif yang signifikan dengan keterikatan kerja (rs = 0.285; p = .004). Sebaliknya, pada dimensi hindrance appraisal memiliki hubungan negatif dengan keterikatan kerja (rs = -0.297; p = .003). Temuan ini menunjukkan bahwa modal psikologis serta cara individu menilai ketidakamanan kerja sebagai tantangan atau hambatan memiliki peran penting dalam meningkatkan keterikatan kerja pada karyawan outsourcing di sektor pertambangan.en_US
dc.identifier.urirepository.uii.ac.id/handle/123456789/64481
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKeterikatan Kerjaen_US
dc.subjectModal Psikologisen_US
dc.subjectPersepsi Ketidakamanan Kerjaen_US
dc.subjectOutsourcingen_US
dc.titleHubungan Modal Psikologis dan Persepsi Ketidakamanan Kerja Terhadap Keterikatan Kerja pada Karyawan Outsourcing di Sektor Pertambanganen_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
22320227.pdf
Size:
1.37 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:

Collections