<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Level Depresi pada Lansia yang Masih Memiliki Pasangan Hidup dan Sudah Tidak Memiliki Pasangan Hidup Pasca Pandemi Covid-19

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Latar Belakang: Lansia merupakan kelompok yang rentan mengalami depresi akibat pandemi Covid-19. Salah satu penyebab depresi pada lansia adalah ditinggalkan pasangan hidup. Adanya pasangan hidup dapat memberikan peran penting dalam menurunkan kecenderungan depresi pada lansia. Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan level depresi pada lansia yang masih memiliki pasangan hidup dan sudah tidak memiliki pasangan hidup pasca Pandemi Covid-19. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional. Subjek yang digunakan adalah lansia di Pos Yandu Lansia PKK Teratai Perum Nogotirto Gamping Sleman yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pengambilan data dilakukan selama 2 bulan. Instrumen yang digunakan adalah Kuesioner Geriatric Depression Scale-15 (GDS-15) dari Yasavage versi Indonesia. Analisis data menggunakan analisis univariat dengan tabel distribusi frekuensi dan analisa bivariat menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah lansia yang masih memiliki pasangan hidup dengan kategori normal atau tidak mengalami depresi 18 orang (50%) dan sangat mungkin depresi 3 orang (8,3%). Sedangkan, jumlah lansia yang sudah tidak memiliki pasangan hidup dengan kategori normal atau tidak mengalami depresi 8 orang (22,2%), sangat mungkin mengalami depresi 6 orang (16,7%) dan depresi 1 orang (2,8%). Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan terdapat perbedaan level depresi pada lansia yang masih memiliki pasangan hidup dan lansia yang sudah tidak memiliki pasangan hidup pasca Pandemi Covid-19 dengan p-value=0,031 (p<0,05). Kesimpulan: Terdapat perbedaan level depresi pada lansia yang masih memiliki pasangan hidup dan dan lansia yang sudah tidak memiliki pasangan hidup pasca Pandemi Covid-19.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By