Level Depresi pada Lansia yang Masih Memiliki Pasangan Hidup dan Sudah Tidak Memiliki Pasangan Hidup Pasca Pandemi Covid-19
| dc.Identifier.NIM | 19711098 | |
| dc.contributor.author | Adiputri, Clarissa Angelia | |
| dc.date.accessioned | 2025-01-17T02:13:10Z | |
| dc.date.available | 2025-01-17T02:13:10Z | |
| dc.date.issued | 2023 | |
| dc.description.abstract | Latar Belakang: Lansia merupakan kelompok yang rentan mengalami depresi akibat pandemi Covid-19. Salah satu penyebab depresi pada lansia adalah ditinggalkan pasangan hidup. Adanya pasangan hidup dapat memberikan peran penting dalam menurunkan kecenderungan depresi pada lansia. Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan level depresi pada lansia yang masih memiliki pasangan hidup dan sudah tidak memiliki pasangan hidup pasca Pandemi Covid-19. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional. Subjek yang digunakan adalah lansia di Pos Yandu Lansia PKK Teratai Perum Nogotirto Gamping Sleman yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pengambilan data dilakukan selama 2 bulan. Instrumen yang digunakan adalah Kuesioner Geriatric Depression Scale-15 (GDS-15) dari Yasavage versi Indonesia. Analisis data menggunakan analisis univariat dengan tabel distribusi frekuensi dan analisa bivariat menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah lansia yang masih memiliki pasangan hidup dengan kategori normal atau tidak mengalami depresi 18 orang (50%) dan sangat mungkin depresi 3 orang (8,3%). Sedangkan, jumlah lansia yang sudah tidak memiliki pasangan hidup dengan kategori normal atau tidak mengalami depresi 8 orang (22,2%), sangat mungkin mengalami depresi 6 orang (16,7%) dan depresi 1 orang (2,8%). Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan terdapat perbedaan level depresi pada lansia yang masih memiliki pasangan hidup dan lansia yang sudah tidak memiliki pasangan hidup pasca Pandemi Covid-19 dengan p-value=0,031 (p<0,05). Kesimpulan: Terdapat perbedaan level depresi pada lansia yang masih memiliki pasangan hidup dan dan lansia yang sudah tidak memiliki pasangan hidup pasca Pandemi Covid-19. | en_US |
| dc.identifier.uri | repository.uii.ac.id/handle/123456789/54426 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Lansia | en_US |
| dc.subject | Level Depresi | en_US |
| dc.subject | Pasangan Hidup | en_US |
| dc.subject | Pasca Pandemi Covid- 19 | en_US |
| dc.title | Level Depresi pada Lansia yang Masih Memiliki Pasangan Hidup dan Sudah Tidak Memiliki Pasangan Hidup Pasca Pandemi Covid-19 | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |