Perbandingan Kajian Saluran Drainase pada Jalan Lingkar Selatan Sta 3+350 S/d Sta 4+850, Cilegon dengan SNI 03-3424-1994 dan Persamaan Kirpich
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Jalan Lingkar Selatan Cilegon memiliki peran penting sebagai jalur logistik, akses kawasan
industri, pariwisata Anyer, serta jalur evakuasi bencana. Namun, pada beberapa titik ruas jalan,
khususnya di STA 3+350 sampai STA 4+850, sering terjadi genangan air hingga setinggi betis saat
hujan deras. Kondisi ini menyebabkan terganggunya arus lalu lintas serta kerusakan perkerasan
jalan. Genangan tersebut dipicu oleh perubahan tata guna lahan di sekitar jalan yang mengurangi
daerah resapan serta menurunkan kinerja sistem drainase eksisting. Oleh karena itu, dilakukan kajian
terhadap kapasitas saluran drainase pada lokasi tersebut untuk menilai apakah masih mampu
menampung debit limpasan air hujan. Apabila kapasitas saluran lebih kecil dibandingkan debit
rencana, maka diperlukan perencanaan ulang sistem drainase yang sesuai. Penelitian ini juga
menerapkan analisis waktu konsentrasi menggunakan metode SNI 03-3424-1994 serta metode
Kirpich sebagai perbandingan.
Evaluasi kapasitas drainase dilakukan dengan membandingkan antara debit kapasitas saluran
yang ada dengan debit banjir rencana. Perhitungan waktu konsentrasi (tc) menggunakan rumus yang
tercantum dalam SNI 03-3424-1994 serta metode Kirpich. Kapasitas saluran eksisting dianalisis
secara hidraulis dengan menghitung kecepatan aliran menggunakan persamaan Manning. Sementara
debit banjir rencana diperoleh dengan metode rasional, dan intensitas hujan dihitung pada kala ulang
2, 5, 10, 25, dan 50 tahun menggunakan persamaan Mononobe. Suatu saluran drainase dianggap
aman apabila kapasitas debitnya lebih besar atau sama dengan debit banjir rencana. Jika debit banjir
rencana melebihi kapasitas saluran, maka saluran tersebut dikategorikan tidak aman atau berpotensi
melimpas.
Hasil dari penelitian menunjukkan adanya perbedaan antara perhitungan dari SNI 03-3424-
1994 dengan Kirpich. Q rancangan pada kala ulang 50 tahun yang diperoleh dengan metode Kirpich
lebih kecil dengan angka tertinggi yang dimilikinya sebesar 1,1157 m3/det berbanding dengan SNI 03-3424-1994 sebesar 4,1467 m3/det. Pada metode Kirpich secara keseluruhan saluran berada pada
kondisi aman, sedangkan pada perhitungan SNI 03-3424-1994 dari 8 saluran yang dianalisis tidak
satu pun saluran dalam kondisi yang aman. Hal itu disebabkan Q eksisting dengan rentang 0,7389
m3/det s/d 1,7074 m3/det tidak mampu menampung Q rancangan pada perhitungan SNI 03-3424-1994 dengan rentang 0,4526 m3/det s/d 4,1467 m3
/det.