<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pengaruh Penggunaan Glass Fiber Reinforced Polymer (GFRP) Jenis Woven Roving 200 dalam Perkuatan Balok Beton Bertulang

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Seiring bertambahnya usia dan kerusakan akibat gempa, komponen beton bertulang mengalami penurunan kekuatan. Untuk mengatasi kerusakan struktur bangunan, terdapat dua opsi: pembongkaran dan penggantian dengan bangunan baru atau retrofitting dengan memperkuat struktur yang ada. Salah satu metode retrofitting yang efektif adalah penggunaan Glass Fiber Reinforced Polymer (GFRP). Penelitian ini menggunakan SNI 03-2384-2000 dalam membuat campuran beton dengan kuat tekan beton sebesar 25 MPa. Penggunaan baja tulangan SNI dengan kuat tarik baja sebesar 420 MPa. Pengujian GFRP dilakukan menggunakan peraturan ASTM, Uji tarik pada komposit berdasarkan ASTM D3039. Sampel balok memiliki tiga variasi dengan masing-masing setiap variasi mempunyai dua buah sampel balok, dua balok kontrol, dua balok masing-masing perkuatan GFRP setelah beban 50% dan 75% dari beban maksimum kontrol. Hasil pengujian menunjukkan bahwa balok dengan perkuatan GFRP mampu menahan beban lebih tinggi dibandingkan balok kontrol, dengan peningkatan sebesar 13,61% pada kondisi pembebanan 50% dan 9,45% pada pembebanan 75%. Momen lentur maksimum balok yang diperkuat mencapai 22,029 kNm, lebih tinggi dibandingkan balok kontrol yang hanya mencapai 19,711 kNm. Namun, beberapa balok mengalami deformasi getas setelah mencapai kekuatan maksimumnya, menunjukkan keterbatasan GFRP dalam aspek daktilitas. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penggunaan GFRP tipe Woven Roving 200 efektif dalam meningkatkan kapasitas lentur balok beton bertulang.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By