<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan Hukum Nasabah dan Bank dalam Perjanjian Safe Deposit Box Pada PT. Bank Rakyat Indonesia Cabang Cik Di Tiro Yogyakarta

dc.Identifier.NIM09410317
dc.contributor.authorMuninggar, Roro Ajeng
dc.date.accessioned2026-07-18T08:04:30Z
dc.date.available2026-07-18T08:04:30Z
dc.date.issued2013
dc.description.abstractStudi ini bertujuan untuk mengetahui hubungan hukum nasabah dan bank dalam perjanjian Safe Deposit Box pada PT. Bank Rakyat Indonesia cabang Cik Di Tiro Yogyakarta. Permasalaham yang diteliti dalam penelitian ini yaitu: bagaimana hubungan hukum nasabah dan bank dalam perjanjian Safe Deposit Box pada PT. Bank Rakyat Indonesia cabang Cik Di Tiro Yogyakarta?; bagaimana implikasi hukum terhadap rusak dan hilnagnya objek Safe Deposit Box pada PT. Bank Rakyat Indonesia cabang Cik Di Tiro Yogyakarta?. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder, data primer diperoleh melalui penelitian lapangan, sedangkan data sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan melalui bahan hukum primer maupun sekunder. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan penelitian lapangan dengan cara wawancara langsung dengan pihak PT. Bank Rakyat Indonesia cabang Cik Di Tiro Yogyakarta dikaitkan pada surat perjanjian Safe Deposit Box yang telah disediakan oleh pihak bank, sedangkan melalui studi kepustakaan yakni melalui peraturan perundang-undangan, literatur, jurnal, karya ilmiah, dan penelitian terdahulu. Analisis dilakukan dengan cara memaparkan data secara normatif berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku untuk menemukan penyelesainnya. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hubungan hukum nasabah dan bank dalam perjanjian Safe Deposit Box pada PT. bank Rakyat Indonesia cabang Cik di Tiro Yogyakarta merupakan perjanjian sewa-menyewa namun tidak murni karena terdapat unsur perjanjian penitipan barang sehingga dapat dikatakan sebagai perjanjian campuran yang dominan pada perjanjian sewa-menyewa. Implikasi dari hubungan hukum tersebut mengenai risiko yang timbul atas rusak atau hilangnya barang yang disimpan dalam Safe Deposit Box sepenuhnya ditanggung oleh pihak penyewa, karena peran bank hanya sebagai fasilitator,kecuali kerugian tersebut karena kelalaian pihak bank. Penelitian ini merekomendasikan agar pihak bank mensosialisasikan mengenai isi perjanjian dan akibat-akibat hukumnya, dan nasabah harus lebih teliti dan cermat sehingga tidak menimbulkan salah pengertian mengenai hubungan hukum pada perjanjian tersebut, serta agar lebih menguntungkan pihak penyewa jika dibuat secara autentik tidak di bawah tangan seperti sekarang ini, hal ini bertujuan agar posisi tawar kedua belah pihak seimbang.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/64591
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectHukum Nasabahen_US
dc.subjectPerjanjian Banken_US
dc.subjectSafe Deposit Boxen_US
dc.titleHubungan Hukum Nasabah dan Bank dalam Perjanjian Safe Deposit Box Pada PT. Bank Rakyat Indonesia Cabang Cik Di Tiro Yogyakartaen_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 3 of 3
Loading...
Thumbnail Image
Name:
09410317.pdf
Size:
2.98 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
09410317 Bab 1.pdf
Size:
80.79 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
09410317 Daftar Pustaka.pdf
Size:
17.87 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:

Collections