Analisis Perbandingan Biaya dan Waktu pada Penggunaan Duct Spacer Dengan Prefabricated dan Hollow Baja Ringan Untuk Pekerjaan Underground Ducting
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Proyek pembangunan Bandara Kediri mengalami permasalahan terkait pekerjaan
ducting di bawah tanah. Desain Bandara Kediri menggunakan standar internasional,
sehingga terdapat beberapa material yang tidak tersedia di Indonesia, yakni pipa dan duct
spacer . Duct spacer adalah suatu alat yang digunakan untuk menyusun pipa ducting sesuai
formasi pipa dan menahan pipa ducting terangkat yang diakibatkan gaya apung saat
pengecoran. SKEP/114/VI/2002 menjadi acuan perencanaan kabel bawah tanah tersebut
yaitu metode pemasangan langsung dengan kabel dibenamkan sedalam 70 cm, ditutup
dengan pasit setebal 5 cm pada permukaan kabel. Dua hal tersebut sangat berbeda sehingga
memerlukan solusi penyelesaian masalah.
Penyelesaian masalah tersebut dapat dilakukan dengan melakukan penelitian.
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan duct spacer yang tepat-guna di Indonesia.
Terdapat dua alternatif material duct spacer yakni material PVC dan hollow baja ringan.
Penelitian ini akan membandingkan biaya dan waktu terhadap dua material tersebut. Duct
spacer dengan material PVC akan didatangkan dari luar negeri dan produksi di Indonesia.
Duct spacer dengan material hollow baja ringan dilakukan secara mandiri di lokasi proyek
Penelitian ini membahas tiga hal yakni metode pekerjaan ducting, desain ducting,
dan analisis biaya-waktu. Metode kerja yang ada menggambarkan lokasi pemasangan yang
sempit, jadwal pelaksanaan yang padat, dan terdapat beberapa formasi susunan pipa.
Dengan demikian, duct spacer harus dibuat ringkas, sederhana, dan fleksibel terhadap tipe-
tipe formasi susunan pipa. Desain duct spacer dengan material hollow baja ringan dibuat
sederhana mungkin untuk mengurangi pekerjaan pembautan di lokasi proyek. Hal yang
perlu diperhatikan adalah kemungkinan terjadinya tangan tergores baut-baut yang ada pada
rangka hollow baja ringan. Desain duct spacer material PVC menggunakan material
Polytam PF 1000. Duct spacer material PVC memiliki kuat geser nominal 399kg dan
momen nominal 266 kg.cm atau dapat menahan beban tanah jenuh maksimal 162 cm tetapi
tidak untuk menahan beban kendaraan. Hasil analisis waktu pengadaan duct spacer adalah
pengadaan duct spacer PVC dari produsen di Indonesia yang paling cepat yakni 56 hari
karena tidak memerlukan waktu clearance di pelabuhan. Hasil analisis waktu penyelesaian
pekerjaan yang tercepat adalah penggunaan duct spacer PVC yakni 122 detik atau 3 kali
lebih cepat daripada penggunaan duct spacer hollow baja ringan. Biaya pengadaan duct
spacer hingga di lokasi proyek paling murah adalah dengan baja ringan. Namun, jika
melakukan analisis kombinasi antara biaya dan waktu maka penggunaan duct spacer PVC
menjadi pilihan yang paling baik. Hal ini dikarenakan dengan biaya yang tidak terlampaui
jauh, proses produksi dapat dipercepat sehingga dapat meminimalkan risiko keterlambatan.