<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hak Persetujuan Tindakan Medis (Informed Consent) Pasien dalam Tindakan Medis Persalinan pada RSUD Dr. Moewardi, Surakarta

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengetahui hak persetujuan tindakan medis (informed consent) pasien dalam tindakan medis persalinan pada RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Rumusan masalah yang diajukan yaitu: Bagaimanakah hak informed consent dalam tindakan medis persalinan yang berkaitan dengan bedah sectio caesaria di RSUD Dr. Moewardi di Surakarta?; Bagaimanakah tanggung jawab dokter pada pasien yang menginginkan anaknya lahir pada waktu tertentu sebelum pada masanya di RSUD Dr. Moewardi Surakarta?. Penelitian ini termasuk tipologi penelitian hukum empiris. Data penelitian dikumpulkan dengan cara studi dokumen/ pustaka dan penyebaran angket kuesioner kepada pasien di bagian kandungan, dokter obstetri-genekologi dan ahli kandungan di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Peneliti juga mewawancarai pasien, dokter obstetri-genekologi dan ahli kandungan sebagai alternatif cross check data untuk pemeriksaan keabsahan data. Melakukannya dengan cara mengecek hasil kuesioner dari pasien dan dokter dengan data hasil wawancara antar subjek penelitian. Analisis data dilakukan secara induktif, dengan cara menganalisis hal-hal yang khusus kemudian ditarik kesimpulan yang objektif sesuai dengan fakta. Data yang relevan dan bermakna yang dihasilkan dari reduksi data. Dilanjutkan dengan menyusunnya ke dalam unit-unit dan kategori yang sesuai. Selanjutnya dilakukan display atau penyajian data dalam bentuk narasi. Langkah terakhir adalah membuat kesimpulan dan verifikasi agar kesimpulan tidak menyimpang dari permasalahan yang diteliti. Hasil dari studi ini menunjukan bahwa perlindungan hak informed consent pasien dalam tindakan medis persalinan yang berkaitan dengan bedah sectio caesaria masih belum optimal karena informed consent hanya semata-mata pengisian dan penandatanganan formulir bukan mengarah kepada proses komunikasi dokter dengan pasien; Tanggung jawab dokter pada pasien yang menginginkan anaknya lahir pada waktu tertentu sebelum masanya di RSUD Dr.Moewardi Surakarta cenderung mengarah kepada praktik kedokteran defensif yang dilakukan para dokter untuk untuk melindungi diri dari tuntutan hukum. Penelitian ini merekomendasikan agar dokter merealisasikan hak-hak pasien dalam pemberian informasi dalam informed consent. Selain itu hendaknya informed consent operasi sectio caesaria pemesanan tanggal kelahiran dibuat secara khusus, hal ini mengacu pada Pertemuan Ilmiah Tahunan POGI di Jakarta, Juli 2011; Hendaknya tanggung jawab dokter pada pasien yang menginginginkan anaknya lahir pada waktu tertentu sebelum masanya di RSUD Dr. Moewardi Surakarta yang berpotensi pada munculnya konflik karena dugaan malpraktik atau kegagalan medis tidak menyebabkan praktik medis yang bersifat defensif.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By