<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hak Persetujuan Tindakan Medis (Informed Consent) Pasien dalam Tindakan Medis Persalinan pada RSUD Dr. Moewardi, Surakarta

dc.Identifier.NIM09410128
dc.contributor.authorFadiah, Ghassani
dc.date.accessioned2026-07-13T06:08:18Z
dc.date.available2026-07-13T06:08:18Z
dc.date.issued2013
dc.description.abstractStudi ini bertujuan untuk mengetahui hak persetujuan tindakan medis (informed consent) pasien dalam tindakan medis persalinan pada RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Rumusan masalah yang diajukan yaitu: Bagaimanakah hak informed consent dalam tindakan medis persalinan yang berkaitan dengan bedah sectio caesaria di RSUD Dr. Moewardi di Surakarta?; Bagaimanakah tanggung jawab dokter pada pasien yang menginginkan anaknya lahir pada waktu tertentu sebelum pada masanya di RSUD Dr. Moewardi Surakarta?. Penelitian ini termasuk tipologi penelitian hukum empiris. Data penelitian dikumpulkan dengan cara studi dokumen/ pustaka dan penyebaran angket kuesioner kepada pasien di bagian kandungan, dokter obstetri-genekologi dan ahli kandungan di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Peneliti juga mewawancarai pasien, dokter obstetri-genekologi dan ahli kandungan sebagai alternatif cross check data untuk pemeriksaan keabsahan data. Melakukannya dengan cara mengecek hasil kuesioner dari pasien dan dokter dengan data hasil wawancara antar subjek penelitian. Analisis data dilakukan secara induktif, dengan cara menganalisis hal-hal yang khusus kemudian ditarik kesimpulan yang objektif sesuai dengan fakta. Data yang relevan dan bermakna yang dihasilkan dari reduksi data. Dilanjutkan dengan menyusunnya ke dalam unit-unit dan kategori yang sesuai. Selanjutnya dilakukan display atau penyajian data dalam bentuk narasi. Langkah terakhir adalah membuat kesimpulan dan verifikasi agar kesimpulan tidak menyimpang dari permasalahan yang diteliti. Hasil dari studi ini menunjukan bahwa perlindungan hak informed consent pasien dalam tindakan medis persalinan yang berkaitan dengan bedah sectio caesaria masih belum optimal karena informed consent hanya semata-mata pengisian dan penandatanganan formulir bukan mengarah kepada proses komunikasi dokter dengan pasien; Tanggung jawab dokter pada pasien yang menginginkan anaknya lahir pada waktu tertentu sebelum masanya di RSUD Dr.Moewardi Surakarta cenderung mengarah kepada praktik kedokteran defensif yang dilakukan para dokter untuk untuk melindungi diri dari tuntutan hukum. Penelitian ini merekomendasikan agar dokter merealisasikan hak-hak pasien dalam pemberian informasi dalam informed consent. Selain itu hendaknya informed consent operasi sectio caesaria pemesanan tanggal kelahiran dibuat secara khusus, hal ini mengacu pada Pertemuan Ilmiah Tahunan POGI di Jakarta, Juli 2011; Hendaknya tanggung jawab dokter pada pasien yang menginginginkan anaknya lahir pada waktu tertentu sebelum masanya di RSUD Dr. Moewardi Surakarta yang berpotensi pada munculnya konflik karena dugaan malpraktik atau kegagalan medis tidak menyebabkan praktik medis yang bersifat defensif.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/64349
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectInformed Consenten_US
dc.subjectSectio Caesariaen_US
dc.subjectTindakan Medis Persalinanen_US
dc.titleHak Persetujuan Tindakan Medis (Informed Consent) Pasien dalam Tindakan Medis Persalinan pada RSUD Dr. Moewardi, Surakartaen_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 3 of 3
Loading...
Thumbnail Image
Name:
09410128.pdf
Size:
2.22 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
09410128 Bab 1.pdf
Size:
177.85 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
09410128 Daftar Pustaka.pdf
Size:
92.25 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:

Collections