Efek Pemberian Bawang Putih Tunggal (Allium Sativum) dan Simvastatin Terhadap Jumlah Sel Leydig Testis Tikus Galur Wistar (Rattus Norvegicus) yang diinduksi Diet Tinggi Lemak
| dc.Identifier.NIM | 22711082 | |
| dc.contributor.author | Berliana, Diandra | |
| dc.date.accessioned | 2026-04-13T03:31:57Z | |
| dc.date.available | 2026-04-13T03:31:57Z | |
| dc.date.issued | 2025 | |
| dc.description.abstract | Latar Belakang: Diet tinggi lemak dapat menyebabkan dislipidemia. Dislipidemia dan terapinya dapat menimbulkan dampak negatif terhadap reproduksi laki-laki. Maka terapi alternatif untuk mengatasi efek samping dislipidemia dan obatnya perlu dikembangkan salah satunya menggunakan bawang putih tunggal yang merupakan umbi afrodisiaka. Tujuan Penelitian: Mengetahui pengaruh bawang putih tunggal dan simvastatin terhadap jumlah sel Leydig tikus wistar yang diinduksi DTL. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimental murni dengan desain posttest only randomized control group design. Sampel pada penelitian ini berjumlah 16 tikus yang terbagi dalam 4 kelompok. Kelompok kontrol negatif (K-) hanya diinduksi DTL, kelompok kontrol positif (K+) diinduksi DTL dan diintervensi simvastatin, kelompok perlakuan 1 (P1) diinduksi DTL dan diintervensi ekstrak bawang putih tunggal, kelompok perlakuan 2 (P2) diinduksi DTL dan diintervensi kombinasi ekstrak bawang putih tunggal dan simvastatin. Induksi DTL diberikan sebanyak 1 ml/100 gBB selama 28 hari sedangkan intervensi dilakukan selama 14 hari dengan dosis simvastatin yaitu 0,9 ml/100 gBB dan ekstrak bawang putih tunggal yaitu 1 ml/100 gBB. Jumlah rerata sel Leydig pada setiap kelompok kemudian diuji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk dan diuji nonparametrik menggunakan Kruskal-Wallis. Hasil: Median jumlah sel Leydig kelompok K-, K+, P1, dan P2 berturut-turut adalah 11,00 (IQR 8,00-15,50), 10,50 (IQR 8,00-13,50), 12,00 (IQR 10,50-14,00),dan 10,00 (IQR 7,00-15,50). Uji Shapiro-Wilk menunjukan distribusi data tidak normal dan hasil uji nonparametrik Kruskal-Wallis menunjukan p = 0,500. Kesimpulan: Tidak didapatkan perbedaan rerata jumlah sel Leydig yang signifikan pada testis tikus galur wistar yang diinduksi DTL antara kelompok tanpa intervensi dan dengan intervensi. | en_US |
| dc.identifier.uri | repository.uii.ac.id/handle/123456789/61437 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Diet Tinggi Lemak | en_US |
| dc.subject | Simvastatin | en_US |
| dc.subject | Bawang Putih Tunggal | en_US |
| dc.subject | Sel Leydig | en_US |
| dc.title | Efek Pemberian Bawang Putih Tunggal (Allium Sativum) dan Simvastatin Terhadap Jumlah Sel Leydig Testis Tikus Galur Wistar (Rattus Norvegicus) yang diinduksi Diet Tinggi Lemak | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |