<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Aktivitas Penurunan Trigliserida dan Kolesterol Total Ekstrak Etanol Terstandar Biji Moringa Oleifera pada Tikus yang Diinduksi Diet Tinggi Lemak

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Latar belakang: Biji kelor (Moringa oleifera) mengandung antioksidan berupa asam oleat yang dapat menurunkan kadar kolesterol yang disebabkan hiperlipidemia. Hiperlipidemia merupakan kondisi yang mengacu pada konsentrasi tinggi dari low-density lipoprotein, kolesterol dan trigliserida dalam darah. Pengobatan lini pertama adalah simvastatin, namun diketahui mempunyai beberapa efek samping, sehingga perlunya pengembangan agen antihiperlipidemia. Tujuan: Untuk mengetahui aktivitas penurunan kadar trigliserida dan kolesterol total ekstrak etanol biji kelor terstandar (Moringa oleifera) pada tikus jantan galur Wistar yang diinduksi diet tinggi lemak. Metode: Pengujian menggunakan 25 hewan uji dibagi menjadi 5 kelompok, yaitu kontrol normal (NaCl 0,9%), kontrol negatif (NaCl 0,9%), kontrol positif (simvastatin 0,09 mg/mL), perlakuan 1 (ekstrak etanol biji kelor 250mg/kgBB) dan perlakuan 2 (ekstrak etanol biji kelor 500mg/kgBB). Induksi pakan diet tinggi lemak menggunakan campuran antara lemak sapi (25%), kuning telur puyuh (5%) pakan standar (70%) diberikan sehari sekali selain kelompok normal selama 42 hari. Pada hari ke-43, dilakukan pengambilan darah untuk kadar trigliserida dan kolesterol total dan pembedahan organ hati untuk pengamatan histopatologi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan GraphPad Prism 9.0 dengan One-Way ANOVA. Hasil: Pemberian ekstrak etanol biji kelor 250mg/kgBB dan 500mg/kgBB selama 42 hari mampu menurunkan kadar trigliserida dan kolesterol total dengan uji One- Way ANOVA. Hasil menunjukkan bahwa terdapat perbedaan penurunan signifikan kadar trigliserida dan kadar kolesterol total antara kelompok kontrol negatif dan kelompok perlakuan (p <0,05). Hasil histopatologi hati menunjukkan bahwa ekstrak biji kelor terstandar dosis 500mg/kgBB tidak menunjukkan adanya kerusakan. Kesimpulan: Ekstrak etanol terstandar biji kelor dosis 250mg/kgBB dan 500 mg/kgBB memiliki aktivitas penurunan trigliserida dan kolesterol total pada tikus yang diinduksi diet tinggi lemak.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By