Aktivitas Penurunan Trigliserida dan Kolesterol Total Ekstrak Etanol Terstandar Biji Moringa Oleifera pada Tikus yang Diinduksi Diet Tinggi Lemak
| dc.Identifier.NIM | 19613181 | |
| dc.contributor.author | Berliani, Dheana Devira | |
| dc.date.accessioned | 2024-01-11T04:18:41Z | |
| dc.date.available | 2024-01-11T04:18:41Z | |
| dc.date.issued | 2023 | |
| dc.description.abstract | Latar belakang: Biji kelor (Moringa oleifera) mengandung antioksidan berupa asam oleat yang dapat menurunkan kadar kolesterol yang disebabkan hiperlipidemia. Hiperlipidemia merupakan kondisi yang mengacu pada konsentrasi tinggi dari low-density lipoprotein, kolesterol dan trigliserida dalam darah. Pengobatan lini pertama adalah simvastatin, namun diketahui mempunyai beberapa efek samping, sehingga perlunya pengembangan agen antihiperlipidemia. Tujuan: Untuk mengetahui aktivitas penurunan kadar trigliserida dan kolesterol total ekstrak etanol biji kelor terstandar (Moringa oleifera) pada tikus jantan galur Wistar yang diinduksi diet tinggi lemak. Metode: Pengujian menggunakan 25 hewan uji dibagi menjadi 5 kelompok, yaitu kontrol normal (NaCl 0,9%), kontrol negatif (NaCl 0,9%), kontrol positif (simvastatin 0,09 mg/mL), perlakuan 1 (ekstrak etanol biji kelor 250mg/kgBB) dan perlakuan 2 (ekstrak etanol biji kelor 500mg/kgBB). Induksi pakan diet tinggi lemak menggunakan campuran antara lemak sapi (25%), kuning telur puyuh (5%) pakan standar (70%) diberikan sehari sekali selain kelompok normal selama 42 hari. Pada hari ke-43, dilakukan pengambilan darah untuk kadar trigliserida dan kolesterol total dan pembedahan organ hati untuk pengamatan histopatologi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan GraphPad Prism 9.0 dengan One-Way ANOVA. Hasil: Pemberian ekstrak etanol biji kelor 250mg/kgBB dan 500mg/kgBB selama 42 hari mampu menurunkan kadar trigliserida dan kolesterol total dengan uji One- Way ANOVA. Hasil menunjukkan bahwa terdapat perbedaan penurunan signifikan kadar trigliserida dan kadar kolesterol total antara kelompok kontrol negatif dan kelompok perlakuan (p <0,05). Hasil histopatologi hati menunjukkan bahwa ekstrak biji kelor terstandar dosis 500mg/kgBB tidak menunjukkan adanya kerusakan. Kesimpulan: Ekstrak etanol terstandar biji kelor dosis 250mg/kgBB dan 500 mg/kgBB memiliki aktivitas penurunan trigliserida dan kolesterol total pada tikus yang diinduksi diet tinggi lemak. | en_US |
| dc.identifier.uri | repository.uii.ac.id/handle/123456789/46446 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Moringa Oleifera | en_US |
| dc.subject | Hiperlipidemia | en_US |
| dc.subject | Trigliserida | en_US |
| dc.subject | Kolesterol Total | en_US |
| dc.subject | Diet Tinggi Lemak | en_US |
| dc.title | Aktivitas Penurunan Trigliserida dan Kolesterol Total Ekstrak Etanol Terstandar Biji Moringa Oleifera pada Tikus yang Diinduksi Diet Tinggi Lemak | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |