<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pembuatan Panel Akustik Material Komposit Serat Alami Ampas Tebu(Saccharum Officinarum) Dan Ijuk

dc.Identifier.NIM01525071
dc.contributor.advisorIr. Zakky Sulistyawan, M. Sc.
dc.contributor.advisorMuhammad Ridlwan, ST., MT.
dc.contributor.authorBambang Budi Priyoko
dc.date.accessioned2021-10-29T06:54:42Z
dc.date.available2021-10-29T06:54:42Z
dc.date.issued2011
dc.description.abstractHampir bersamaan dengan lajunya pertumbuhan kehidupan masyarakat, kebutuhan tempat tinggal yang nyaman semakin menjadi kebutuhan hidup. Salah satu parameter kenyamanan tempat tinggal adalah sistem akustik ruangan yang menjadi bagian dari desain tempat tinggal. Dalam pandangan masyarakat awam, bahan-bahan bangunan yang memiliki karakteristik akustik tidak menempati urutan penting dalam rancangan sebuah bangunan. Bersamaan dengan usaha untuk terus menumbuhkan kesadaran pada masyarakat akan pentingnya mengurangi dampak kebisingan dan meningkatkan kualitas hidup, idealnya bahan bangunan dengan kualitas akustik yang baik namun dengan harga terjangkau juga makin banyak disediakan. Selama ini, bahan-bahan pelapis dinding yang bersifat akustik atau yang sering disebut panel akustik, umumnya terbuat dari bahan utama kayu-kayu berkualitas, sehingga harganya menjadi kurang terjangkau oleh masyarakat luas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik dasar mengenai nilai serapan bunyi dari komposit ampas tebu dan ijuk dengan matrik alami. Matrik alami disini adalah pencampuran antara tepung kanji dan air dengan perbandingan komposisi, tekanan dan pada suhu tertentu. Variabel dalam penelitian ini adalah perubahan campuran komposisi material peredam bunyi. Pembuatan material peredam bunyi diawali dengan pencampuran ampas tebu dan ijuk dengan lem kanji (matrik alami) kemudian dibentuk dengan menggunakan mesin kempa panas (hot press). Dalam penelitian ini dibuat tiga (3) material peredam bunyi dengan variasi komposisi pada pembuatannya. Selanjutnya masing-masing material peredam bunyi dipotong berbentuk silinder dengan diameter 100 mm untuk kemudian diujikan dengan menggunakan tabung impedensi. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa semakin banyak campuran terhadap komposisi pembuatan material bunyi maka nilai serapan bunyinya semakin menurun dan sebaliknya, semakin sedikit campuran terhadap komposisi pembuatan material peredam bunyi semakin tinggi nilai serapan bunyinya. Kata kunci: Ampas tebu, Ijuk, Lem Kanji, Kebisingan, Nilai serapan Bunyi, Tabung Impedansi, Hot Press.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/33860
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectAmpas tebuen_US
dc.subjectIjuken_US
dc.subjectLem Kanjien_US
dc.subjectKebisinganen_US
dc.subjectNilai serapan Bunyien_US
dc.subjectTabung Impedansien_US
dc.subjectHot Pressen_US
dc.titlePembuatan Panel Akustik Material Komposit Serat Alami Ampas Tebu(Saccharum Officinarum) Dan Ijuken_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
01525071 Bambang Budi Priyoko.pdf
Size:
3.48 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: